Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

KEJUARAAN CATUR NASIONAL KATEGORI 3 “PIALA RAJA” ke-2

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada November 9, 2009

KEJUARAAN CATUR NASIONAL KATEGORI 3 “PIALA RAJA” ke-2
16-19 Desember 2009 di Graha JEC (Jogja Expo Center) Jogjakarta

PESERTA :
KELOMPOK UMUM (PUTRA & PUTRI)
KELOMPOK USIA DIBAWAH 16 TAHUN (PUTRA & PUTRI)

HADIAH TOTAL Rp. 35.000.000,-

Perincian Hadiah
KELOMPOK UMUM PUTRA TOTAL Rp.23.500.000,-
Peringkat I Piala Tetap + Piala Bergilir + Rp. 5.000.000,-
II Piala Tetap + Rp. 3.500.000,-
III Piala Tetap + Rp. 2.000.000,-
IV Rp. 1.500.000,-
V Rp. 1.000.000,-
VI Rp. 800.000,-
VII Rp. 700.000,-
VIII Rp. 600.000,-
IX     Rp. 500.000,-
X       Rp. 400.000,-
XI-XX @ Rp. 250.000,- Rp. 2.500.000,-
XXI-XXX @ Rp. 175.000,- Rp 1.750.000,-
XXXI-XL @ Rp. 125.000,- Rp. 1.250.000,-
XLI-LX @ Rp. 100.000,- Rp. 2.000.000,-

KELOMPOK UMUM PUTRI TOTAL Rp. 1.500.000,-
Peringkat I Piala Tetap + Rp. 500.000,-
II Piala Tetap + Rp. 400.000,-
III Piala Tetap + Rp. 300.000,-
IV Rp. 200.000,-
V Rp. 100.000,-

KELOMPOK USIA DIBAWAH 16 TAHUN PUTRA
TOTAL Rp. 5.000.000,-
Peringkat I Piala Tetap + Rp. 1.000.000,-
II Piala Tetap + Rp. 800.000,-
III Piala Tetap + Rp. 600.000,-
IV Rp. 400.000,-
V Rp. 300.000,-
VI-X @ Rp. 200.000,- Rp. 1.000.000,-
XI-XX @ Rp. 90.000,- Rp. 900.000,-

KELOMPOK USIA DIBAWAH 16 TAHUN PUTRI
TOTAL Rp. 5.000.000,-
Peringkat I Piala Tetap + Rp. 1.000.000,-
II Piala Tetap + Rp. 800.000,-
III Piala Tetap + Rp. 600.000,-
IV Rp. 400.000,-
V Rp. 300.000,-
VI-X @ Rp. 200.000,- Rp. 1.000.000,-
XI-XX @ Rp. 90.000,- Rp. 900.000,-

Informasi & Pendaftaran :

Biaya Pendaftaran
UMUM
Non-Gelar Rp. 35.000,-
Gelar Nasional Rp. 25.000,-
Gelar Internasional BEBAS PENDAFTARAN

KELOMPOK UMUR
Non-Gelar Rp. 25.000,-
Gelar Nasional Rp. 15.000,-
Gelar Internasional BEBAS PENDAFTARAN

Tempat Pendaftaran
SEKOLAH CATUR BENTENG MATARAM MUDA YOGYAKARTA
Jl. Melati Wetan Gk IV/374 Yogya HP. 0858 6821 5553

Karya Pustaka, Jl. Bintaran 16 Yogyakarta
HP. 0858 6821 5553 (Bp. Iwan Prihastomo, MN, PU)

Waktu Pendaftaran
Tanggal 01 Desember 2009 (Pukul 10.00-14.00)
Sampai dengan 15 Desember 2009 (Pukul 22.00)

Lain-lain
•Pertandingan dengan Catur Klasik 90 menit ( 9 babak atau disesuaikan dengan jumlah peserta )
• Penentuan juara dengan dengan Penghitungan Victory Point, Rating rata-rata lawan, Solkof, PS.
• Peserta Umum dibatasi 250 orang, panitia menolak pendaftaran jika telah memenuhi jumlah tersebut.

KEJUARAAN INI DIREKOMENDASIKAN MENGHASILKAN NORMA MASTER SESUAI DENGAN KETENTUAN/PERSYARATAN YANG DIKELUARKAN PB PERCASI

CATATAN PENTING
NAMA TIDAK AKAN DIMASUKKAN KE DALAM PAIRING PERTANDINGAN
(DIANGGAP MEMBATALKAN KEIKUTSERTAANNYA DALAM KEJUARAAN INI), APABILA…,SAMPAI HARI RABU, 16 DESEMBER 2009 PUKUL 11.00 TIDAK/BELUM SELESAI ADMINISTRASINYA ( BELUM LUNAS BIAYA PENDAFTARAN )

Ditulis dalam piala raja | 1 Komentar »

Judulnya Catur Kilat!!!

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada November 9, 2009

Pengprov Percasi DIY menggelar turnamen catur ‘Pra Koperasi DIY’ di Gedung KONI DIY, MInggu (8/11). Turnamen yang diikuti 54 pecatur mempertandingkan catur kilat 10 menit 9 babak.

Sekum Pengprov Percasi DIY, Drg Wuryanto menjelaskan, turnamen tersebut digelar dalam rangka sosialisasi menjelang diresmikannya Koperasi Percasi DIY. Koperasi tersebut didirikan sebagai wujud dari komitmen Percasi DIY untuk memajukan cabang olahraga catur di DIY. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kabare jogja | Bertanda: | Leave a Comment »

Mantap!! Pecatur Indonesia Raih Dua Emas

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada November 7, 2009

Para atlet catur muda Indonesia berhasil meraih dua medali emas pada ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) III/2009 yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Kamis (5/11). Kedua medali emas Indonesia dipersembahkan catur cepat beregu putra dan perorangan putri. Secara keseluruhan, Indonesia mengantongi dua medali emas, satu perak dan satu perunggu dari cabang ini.

Sementara Vietnam menyusul di urutan kedua dengan satu medali emas, satu perak dan satu perunggu. Sedangkan Malaysia kebagian satu perak dan satu perunggu dari cabang ini.

Pecatur putri Anstasia Patrics yang memiliki rating 1785 tampil juara dengan membukukan 5 angka kemenangan (VP). Sementara medali perak jatuh ke tangan atlet Malaysia Nur Nabila Bt Azman Hisham (1847) yang mencatat 3 VP dan medali perunggu jatuh ke tangan Dao Thi Lan Anh (Vietnam) dengan 3 VP.

Tim beregu putra Indonesia yang berhasil memboyong medali emas adalah tim Indonesia 3 yang beranggotakan Sean Winshand Cuhendi, Azarya Jodi Setyaki dan Novenda Prio Asmoro. Sementara di perorangan putra, anggota tim Indonesia 3 Sean Winshand Cuhendi harus puas mendapat medali perak. Medali emas direbut pecatur Vietnam Lee Hun Thai, sedangkan medali perunggu jatuh ke tangan Yeoh Li Tian (Malaysia).

Ketua Delegasi Indonesia IGK Manila mengatakan, persaingan antara pelajar SD ASEAN tersebut tiap tahun tetap menyuguhkan kekuatan yang sulit diprediksi karena atlet yang tampil selalu berganti dari tahun ke tahun. “Atlet yang tampil disini selalu berganti-ganti dari tahun ke tahun sehingga sulit untuk memprediksi siapa yang kuat dan siapa yang lemah,” ujarnya.

Ditulis dalam berita percasi | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Kejurnas & Penataran Wasit/Pelatih Catur Nasional 2009

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada November 7, 2009

Perhelatan Kejuaraan Nasional dan Penataran Wasit/Pelatih Catur  Nasional 2009 Palangkaraya, Kalimantan Tengah tanggal 15 – 24 November sudah mendekati hari H-nya. Bagi pembaca yang membutuhkan informasi jadwal pertandingan, distribusi hadiah serta daftar penginapan/hotel di kota Palangkaraya beserta tarifnya bisa mengakses situs http://caturindonesia.blogspot.com/

Ditulis dalam berita percasi | Bertanda: , | Leave a Comment »

Tirta Chandra Kenal Catur Dari Pamannya

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada November 5, 2009

Oleh Adha Nadjemuddin

Pria itu buru-buru turun ke lantai dasar gedung D Ditjen Dikti, Glora Bung Karno Jakarta, tempat Kejurnas Catur Mahasiswa 2009, setelah ia mengalahkan Bambang Christiansen, dari Universitas Kristen Indonesia (UKI). Bambang dilumpuhkannya pada langkah ke 67. Raja lawan tidak bisa bergerak setelah skak-mat. Penonton pun kemudian bersorak atas kemenangannya.

Dialah Tirta Chandra Purnama, pecatur Indonesia. Namanya sudah menasional, terutama di kalangan pecatur, sejak mahasiswa STIE Indonesia, Rawamangun itu mengikuti beberapa pertandingan dalam dan luar negeri. Sebelum olahraga adu otak itu membawanya ke sejumlah negara, Tirta sudah mengenal catur sejak kelas lima sekolah dasar. Pria kelahiran Jakarta 30 Mei 1986 ini mengenal catur dari pamannya. Waktu itu bersamaan Hari Raya Idul Fitri. Keluarga Tirta mengunjungi pamannya di sebuah daerah Kerta Lama, Banten.

“Waktu itu saya baru mau naik kelas enam. Kebetulan hari raya kami ke kampung. Di sana saya diajari sama paman bagaimana main catur. Saat itulah pertama kali saya kenal catur,” kata Tirta, sembari mengingat-ingat nama pamannya yang mengajarinya bermain catur. Setelah pulang ke Jakarta, Tirta kemudian membeli papan catur. Lama kelamaan, ia akhirnya kepincut dengan olahraga otak itu. “Catur akhirnya tidak saja sekadar hobi tetapi sudah menjadi bakat yang terus saya kembangkan,” ujarnya. Agar olahraga ini terus berkembang, peraih gelar Gelar Master International di 1st ASEAN Masters Chess Circuit, Kalimantan Timur tersebut akhirnya menjadi sebuah obsesi. Tahun 1997 ia akhirnya masuk sekolah catur Enerpec Jakarta. “Tahun 2002 saya sudah tidak aktif lagi di sekolah catur, dan saya gabung di JAPFA Chess Club (JCC),” kata Tirta menceritakan kisahnya.

Sejak ia masuk di sekolah catur, beberapa prestasi pun satu persatu ia mulai rebut. Tahun 1998, Juara I Kejurda DKI Kelompok U-12. Tahun yang sama ia juga meraih Juara I KU-16, Kejurnas Catur Bekasi, Jabar dan Juara I Kejuaraan Catur Perorangan terbuka dan pelajar PERCAJA Cup.

Di tingkat internasional, prestasi yang diraihnya pun membanggakan. Tahun 1998, ia menjadi salah satu pemain terbaik papan IV perorangan, Piala Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia. Tahun 1999, Juara I Kejuaraan Catur Beregu Piala Merdeka KU-18, Kuala Lumpur, Malaysia. Pada tahun yang sama, Tirta juga mengikuti Kejuaaraan Dunia Catur Junior KU-14, Oropesa Del Mar, Spanyol. Prestasi gemilang anak pertama dari pasangan Ahmad Suardi dan Yayah ini terus menanjak naik hingga akhirnya tahun 2008 meraih gelar Master International di 1st ASEAN Masters Chess Circuit, Tarakan, Kalimantan Timur. Pada tahun yang sama ia juga menjadi anggota tim Indonesia untuk Olimpiade di Dresden, Jerman. Prestasi yang ia raih tersebut bukanlah titisan bakat dari sang ayah, namun berkat kerja keras dan belajar yang sungguh-sungguh. Secara teknis, catur ia pelajari mulai dari sekolah catur, buku, hingga komputer. “Kalau nonteknis lebih pada mental, tekun, sabar, dan pengendalian diri,” katanya.

Ditulis dalam grandmaster | Bertanda: , , , , , , | Leave a Comment »

Karakter Dan Gaya Permainan

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada November 2, 2009

Permainan catur bukanlah proses yang hanya melibatkan 32 buah catur dan 64 petak, melainkan sebuah pertarungan yang melibatkan emosi antara dua individu yang dibatasi oleh peraturan permainan yang baku, dan mereka tidaklah pernah dapat menghindari kesalahan/blunder, baik blunder kecil maupun blunder besar dalam permainan tersebut. :D

 

cicak-vs-buayaSetiap pemain catur, baik amatir atapun profesional, akan membawa unsur karakter kepribadiannya yang tercermin dalam gaya permainannya. Gaya permainannya bukanlah hanya perpaduan dari pengetahuan caturnya saja, akan tetapi merupakan ekspresi dari karakternya. Jika kita mengenal seseorang dengan baik dalam kehidupan kesehariannya, maka kita dapat menebak gaya permainan seperti apa yang akan dia pilih dalam permainan caturnya. Seorang yang terlalu berhati-hati dan selalu khawatir dalam hidup tidaklah akan menampilkan gaya permainan yang berani. Seorang dengan jiwa spekulatif (gambler), akan memainkan permainannya dengan keputusan-keputusan yang beresiko yang terkadang tanpa memperhitungkan secara mendalam kemungkinan jawaban-jawaban langkah dari lawannya. Seorang optimis cenderung menilai posisi terlalu berlebihan, sementara seorang pesimis akan selalu melihat bahaya dan kesulitan dalam setiap posisi. Gaya individu seseorang dalam permainannya merupakan refleksi dari karakter pemain tersebut. :D :D Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam tip & trik | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Rapid Chess Tournament (G-25) “SO GOOD RAMADHAN (1430 H) CUP”

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada September 6, 2009

TURNAMEN CATUR CEPAT G-25 SO GOOD RAMADHAN (1430H) CUP

Percasi

:) Mau main catur  sambil menunggu buka puasa bersama insan-insan catur? Jangan lewatkan turnamen catur G25 SO GOOD Ramadhan (1430 H) Cup :)
:) Selama bulan puasa bukan berarti tidak ada event olahraga. PB Percasi (Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia) justru menggelar turnamen catur cepat di bulan puasa. Turnamen yang bertajuk “Catur Cepat G25 So Good Ramadhan Cup 2009″ ini bakal diikuti lebih dari 200 peserta dan diselenggarakan di gedung kerucut KONI Pusat, Senayan, Jakarta, 12-13 September 2009. :) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam berita percasi | Leave a Comment »

Indonesian Dream Girls Tampil di Kuala Lumpur Open

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada September 4, 2009

Chelsie Monica SihiteEmpat pecatur putri Indonesia akan ambil bagian pada 2nd Kuala Lumpur Open di Shah’s Village Hotel, Petaling Jaya, Malaysia, 3-9 September 2009 ini. Para pecatur yang sebelumnya sukses di The Best Women Team and The Best Junior Team U16 pada 29th Astro Merdeka Rapid Open Team Chess Championship 2009 di Kuala Lumpur, 28-31 Agustus, diharapkan meraih juara.

“Kami harapkan mereka bisa meraih sukses kemenangan,” ujar Utut Adianto, wakil ketua Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia, Rabu (2/9).

Medina Warda AuliaEmpat pecatur tersebut adalah WFM Medina Warda Aulia (World School Chess Champion U11 2008), WFM Dewi Ardhiani Anastasia Citra (runner-up World School Chess Champion U15 2009), WCM Chelsie Monica Sihite (World School Chess Champion U13 2008), dan Virda Rizka Aulia (14 tahun kakak dari Medina)

Indonesian Dream Girls  Medina Warda Aulia, Chelsie Monica Sihite. Dewi AA Citra & Virda Rizka AuliaEmpat pecatur berbakat yang masih berusia di bawah 16 tahun ini tergabung dalam ‘Indonesian Dream Girls’ yang telah dibina dan dilatih secara intensif sejak awal tahun 2009 di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA). Mereka adalah calon-calon Women Grand Master (WGM) Indonesia berikutnya setelah Irene Kharisma Sukandar yang saat ini tidak bisa ambil bagian karena sedang persiapan tampil di Zhe Jiang Open, Cina, pada waktu yang kurang lebih bersamaan.

Selain empat pecatur putri tersebut, juga ikut ambil bagian pecatur terbaik Indonesia saat ini GM Susanto Megaranto, MI Tirta Chandra Purnama, MI Irwanto Sadikin, MF Sebastyan Simanjuntak, dan sejumlah Master Nasional lainnya seperti Sofyan Jafar, Hasian Panggabean, dan lain-lainnya.

Hasil : Rd 1 , Rd 2 , Rd 3 , Rd 4 , Rd 5 , Rd 6 , Rd 7 , Rd 8 , Rd 9

Ditulis dalam berita percasi | Bertanda: , , , | 1 Komentar »

Menghujat Persekongkolan Yahudi

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada Agustus 26, 2009

Episode “melarat” itu juga yang membuat Bobby Fischer merasa kian tersisih dari komunitas catur New York. Ia memutuskan pindah ke California pada musim semi 1968. Perubahan ini memberi arti tersendiri pada dirinya. Pada masa yang ia sebut “wilderness years:(  ini, hari-hari ia jalani tetap dengan semangat memperdalam catur. Tetapi, ia juga mulai bertingkah aneh: menyusuri tempat-tempat parkir dan menyebar selebaran berisi pesan tentang supremasi kaum kulit putih. :)

eyang bobby fischer tuaDi saat itulah, ternyata, Bobby Fischer mulai berkenalan dengan gerakan anti-Semit. Malam hari, setelah bergelut dengan buku catur, ia menyempatkan diri membaca buku Mein Kampf dan The Protocols of the Elder of Zion. Bobby mulai gandrung pada sejarah Jerman dan Hitler-nya, serta mengoleksi semua yang berbau Nazi. Ia malah jadi pemuja Hitler. Inilah yang dikemudian hari sangat mewarnai sikapnya terhadap bani Israel, atawa kaum Yahudi, dan Amerika. :(

Pengaruh pandangan Hitler itu ia tampakkan secara jelas lewat berbagai wawancara di pemancar radio. dalam wawancara per telepon pada Januari 1999, yang disiarkan langsung oleh radio Bomba di Baguio, Filipina, misalnya, ia menyebut-nyebut adanya persengkolan Yahudi di Amerika Serikat yang berusaha menyikat dia. Kaum Yahudi disebutnya pencuri dan pendusta. Malah, Israel dikatakannya negara bandit. “Yahudi memang brengsek sepanjang sejarah” katanya saat itu.

bobby_fischer_05Lebih tegas lagi dalam siaran langsung wawancaranya dengan pemancar radio itu juga, beberapa saat setelah tragedi Word Trade Center (WTC), 11 September 2001. Bobby Fischer sendirilah yang menghubungi Pablo Mercado, karibnya yang menjadi penyiar radio Bomba. Fischer menyatakan dukungannya atas serangan ke WTC dan Pentagon itu. Ia menganggap peristiwa tersebut sebagai harga yang harus dibayar Amerika atas sikapnya terhadap dunia selama ini, terutama Palestina.

Ia bahkan menyebutnya, Israel dan kaum Yahudi-lah yang bertanggung jawab memicu serangan 11 September. “Amerika dan Israel telah membantai warga Palestina selama bertahun-tahun. Kini, pembantaian itu pun berbalik arah,” katanya.

Ditulis dalam bobby fischer | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Master FIDE Anjas Novita Raih Hadiah Rp 50 Juta

Ditulis oleh pecaturjogja di/pada Agustus 18, 2009

MF Anjas Novita (kanan)Kejuraan catur terbuka Wali Kota Bima Cup se-Indonesia yang dihelat sejak 9Agustus, berakhir dan ditutup Wali Kota Bima, HM Nur A Latif, di Paruga Nae, Sabtu (15/8) malam. Pecatur Jawa Barat, Master Fide (MF) Anjas Novita, meraih hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta.
Dia juga mendapat piala tetap, disusul pecatur Jawa Barat lainnya, Grand Master (GM) Susanto Megaranto dengan hadiah sebesar Rp25 juta plus piala.
Dua pecatur Jabar itu sama-sama mengoleksi 8,5 Victory Point (VP), tetapi berdasarkan rating dan Progresive Scores (PS), Anjas lebih unggul.
Peringkat ketiga diraih pecatur Kalimantan Timur, Master Internasional (MI) Tirto dengan mengoleksi 8 VP. Koleksi poinnya sama dengan pecatur Sulawesi Selatan, Master Nasional (MN) Sofyan Jafar, tetapi kalah head to head. Sofyan harus puas di peringkat keempat.
Tirto berhak meraih hadiah sebesar Rp10 juta plus buah catur benteng sebagai piala tetap. Janji Wali Kota Bima, HM Nur A Latif memberikan hadiah hingga peringkat 64 terwujud, meski awalnya panitia meragukannya.
pertandingan catur“Ini yang terbesar sepanjang sejarah kejuaraan catur di Indonesia. Bahkan, paling meriah penonton yang menyaksikan setiap babak pertandingan,” ujar Wasit Internasional, I Made Suparka, Sabtu malam.
Tidak heran, katanya, rona wajah setiap pecatur berseri-seri ketika diumumkan juara hingga 64 orang. Dia berharap, kejuaraan itu jangan hanya berhenti sampai di sini, tetapi ada kelanjutannya.
Hal senada dikemukakan GM Ardiansyah, yang menyampaikan kesan dan pesan. Dia bangga dengan Wali Kota Bima yang peduli terhadap olah raga catur di Indonesia. Dia mengaku sudah keliling lima benua belum pernah menjumpai kejuaraan yang spektakuler seperti ini.
“Kita bersyukur kota sekecil ini bisa menggelar kejuaraan catur dengan hadiah terbesar di dunia,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Percasi Kota Bima, Jubair, S KM, M Kes, salut terhadap perjuangan para pecatur yang berhasil meraih juara, tetapi juga menjadi cambuk bagi pecatur yang belum berhasil agar berjuang lagi untuk meraih prestasi. Berbagai kekurangan panitia akan lebih ditingkatkan lagi pada kejuaraan yang akan datang. Suksesnya kejuaraan ini tidak terlepas dari dukungan Wali Kota Bima.
Usai penyerahan hadiah seluruh peserta dijamu oleh Wali Kota Bima di kediamannya di Kelurahan Rontu. Peserta larut dalam acara perpisahan itu. Beberapa peserta menyumbangkan lagu sebagai perekat persaudaraan. (Khairudin M. Ali/Bima Ekspres)

PAIRING PERTANDINGAN : Rd 1 , Rd 2 , Rd 3 , Rd 4 , Rd 5 , Rd 6 , Rd 7 , Rd 8 , Rd 9 , Rd 10

Ditulis dalam wali kota bima cup | Bertanda: , , , , , , , | 1 Komentar »