Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk ‘kejuaraan asia’ Kategori

Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia: Tak Lolos Kualifikasi

Posted by pecaturjogja pada Agustus 7, 2009

GMW Irene Kharisma Sukandar (rating 2.311) hanya bertengger di peringkat empat pada Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam. Irene mengumpulkan enam poin setelah memenangi babak terakhir, Rabu (29/7), atas GMW Hoang Thi bao Tram (2.274) pada langkah ke 50 pertahanan caro-kann.

Dengan begitu, Irene gagal memperoleh tiket untuk tampil di Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2010 karena hanya menyediakan satu tiket, bagi juara, ke Kejuaraan dua tahunan itu. :( :(

“Irene harus menunggu kejuaraan selanjutnya dan mengikuti kualifikasi, tapi kami menemukan kelemahan Irene dalam petandingan di Vietnam ini,” ujar Kristianus Liem, Humas Percasi. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Susanto dan Irene ke Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia

Posted by pecaturjogja pada Juli 25, 2009

Dua pecatur muda terbaik Indonesia saat ini, GM Susanto Megaranto, 22, dan GMW Irene Kharisma Sukandar, 17, akan mengikuti babak kualifikasi Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, 22-30 Juli 2009.

Untuk dapat lolos ke Piala Dunia Catur di Khanty Mansyisk, Rusia, November 2009, minimal Susanto harus menduduki posisi runner-up karena di bagian putra ini hanya tersedia jatah dua tiket. Di bagian putri persaingan bakal lebih ketat lagi karena hanya tersedia satu tiket saja alias cuma buat sang juaranya saja yang akan lolos menuju Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2010!

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Pecatur Indonesia Gagal Raih Tiket Ke Piala Dunia 2010

Posted by pecaturjogja pada Mei 25, 2009

asia-continental-chess-13460PRO3RRI – Jakarta:: Pecatur Indonesia gagal meraih tiket ke Piala Dunia 2010 dalam Kejuaraan Catur Asia ke-8 tahun 2009 yang berakhir semalam di Subic, Philipina.
Dari lima pecatur Indonesia yang diterjunkan hanya pecatur putri Grand Master Wanita Irine Kharisma Sukandar meraih hasil terbaik yakni posisi 11 pada Kejuaraan Catur Asia 2009 yang berlangsung di Subic, Olangapo City Philipina.

Pecatur berusia 17 tahun Irine Kharisma bermain dikatagori putri menempati peringkat 11 dari 45 pecatur yang ambil bagian meraih 6 setengah angka kemenangan. Sebelumnya Irine Kharisma gagal meraih posisi 10 besar menyusul hasil remis saat jumpa pecatur India Master Internasional Tania Sachdev dibabak 11.

Dikatagori putri tiga pecatur China mendominasi menempati peringkat atas yakni Master Internasional Wanita Zhang Xiaowen, Grand Master Wanita Huang Qian dan Master FIDE Wanita Ding Yixin sekaligus meraih tiket ke Piala Dunia Catur 2010.

Dibagian putra pecatur terbaik Grand Master Susanto Megaranto yang dibabak 11 menang atas Master Internasional Nguyen Than Son harus puas menempati peringkat 39 meraih 6 angka kemenangan. Manajer Tim Catur Indonesia Khristianus Liem kepada RRI menyatakan, Susanto sulit berbicara dipapan atas dalam Kejuaraan Asia karena kondisi kesehatan yang kurang baik.

Gagal masuk 10 besar membuat Susanto Megaranto gagal mengulang raihan tiket ke Piala Dunia Catur 2010 karena di Kejuaraan Asia hanya menyediakan jatah bagi pecatur peringkat satu hingga 10. Sedangkan gelar juara putra direbut pecatur India Grand Master Ganguly Surya Shekhar meraih 8 angka kemenangan diikuti Grand Master Zhou Weiqi dari China posisi kedua.

Sementara pecatur putra Indonesia lainnya Master Internasional Irwanto Sadikin diposisi 51 meraih 5 angka kemenangan sama dengan Master FIDE Awam Wahono posisi 57 dan Master FIDE Anjas Novita diperingkat 72 dari 85 peserta meraih 4 angka kemenangan.

Download Partai Lengkap Kejuaraan Catur Asia (PGN) : PUTRA  &  PUTRI

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

GMW Irene Ditahan Remis

Posted by pecaturjogja pada Mei 22, 2009

irene20090517Peluang pecatur putri Indonesia asal Jawa Barat GMW Irene Kharisma Sukandar (17), untuk lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita tahun depan, akhirnya tertutup. Pemilik rating 2.300 itu, hanya bermain remis melawan MIW Nafisa Muminova (2.212) dari Uzbekistan, pada babak kesembilan Kejuaraan Catur Perseorangan Asia ke-8 di Subic Exhibition and Convention Center, Olongapo City, Filipina, Kamis (21/5) malam.

Hasil remis tersebut membuat Irene baru mengumpulkan 5 poin dan peringkatnya merosot ke peringkat 16. Ia semakin tertinggal jauh dari pimpinan klasemen. Padahal syarat untuk dapat lolos adalah menduduki peringkat Tiga Besar kejuaraan Asia ini, sedangkan pertandingan tinggal menyisakan dua babak lagi.

Pimpinan klasemen sementara dikuasai MIW Zhang Xiaowen (2.340) dari Cina, yang terus memperlebar jarak dengan menundukkan GMW Swathi Ghate (2.330) dari India, dan kini mengantongi 7,5 poin. Ju Wenjun (2.454) dan MFW Ding Yixin (2.281) membuntuti dengan 6,5 poin.

Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Filipina menuturkan partai Nafisa melawan Irene yang menggunakan pembukaan Ruy Lopez variasi tertutup berjalan datar. Nafisa melancarkan pengorbanan kuda pada langkah ke-25 yang harus diterima Irene, kalau tidak mau kuda lawan masuk menerobos daerah pertahanannya dan menduduki pos kuat di e6. Namun, menerima pengorbanan tersebut berarti posisi Irene di bawah angin. Irene sempat kalah satu bidak pada langkah ke-31.Kedua pemain baru sepakat remis pada langkah ke-51 setelah tiga kali terjadi pengulangan langkah.

Susanto kalah

Sementara itu, nasib pecatur Jabar lainnya GM Susanto Megaranto (2.553) lebih buruk lagi setelah kalah dari pecatur Cina nongelar, tapi pernah juara dunia KU-10, Yu Yangyi (2.433). Pada pertandingan tersebut, Susanto seperti kehabisan ide atau bisa juga dikatakan Yu berhasil meredam gaya main Susanto akhir-akhir ini yang mirip pecatur top Rusia GM Alexander Morozevich, dan menyukai langkah-langkah penuh komplikasi dan pengorbanan yang rumit.
Kekalahan ini mengubur peluang Susanto untuk masuk 10 Besar dan merebut tiket ke Piala Dunia Catur di Khanty Mansyisk, Rusia, akhir tahun ini.

Hasil remis juga diraih pecatur Jabar MF Awam Wahono melawan GM Buenaventura Villamayior (2.474/Filipina). Sedangkan pecatur Jabar lainnya, MF Anjas Novita kalah dari Yang Kaiqi (2.413/Cina).
Selengkapnya di potret catur

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Irene Ditahan Remis Mohota

Posted by pecaturjogja pada Mei 20, 2009

Masih Berpeluang ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2010

asia-continental-chess-13460Pecatur putri Indonesia asal Jawa Barat GMW Irene Kharisma Sukandar (elo rating 2.300) bermain remis melawan pecatur India GMW Nisha Mohota (2.304) pada babak keenam Kejuaraan Catur Perseorangan Asia Kedelapan di Subic Exhibition and Convention Center, Olongapo City, Filipina, Senin (18/5) malam. “Saya main kurang bagus,” kata Irene.

Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Filipina menuturkan, meski bermain remis, Irene mempertahankan peluangnya untuk lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita yang akan berlangsung tahun depan. Untuk lolos ke kejuaraan paling bergengsi tersebut, Irene harus menempati peringkat “Tiga Besar” kejuaraan ini yang menggunakan sistem Swiss sebelas babak.

Saat ini, Irene telah mengumpulkan empat poin menempati peringkat kelima sampai sebelas atau berada di peringkat tujuh sesuai dengan nilai tie-break. Pada babak ketujuh Irene akan menghadapi pecatur Cina GMW Gu Xiaobing (2.336).

Pimpinan klasemen sementara diduduki bersama oleh tiga pecatur Cina yaitu MIW Zhang Xiaowen (2.340), Ju Wenjun (2.454), dan MFW Ding Yixin (2.281) dengan lima angka. Ding mengalahkan pecatur India GMW Swathi Ghate (2.330) pada babak keenam.

Menurut pelatih GM Lasha Janjgava, Irene melakukan kesalahan posisional dengan memukul gajah lawan di e6 pada langkah ke-22 yang menyebabkan benteng lawan jadi aktif menyerang melalui baris keenam.

Menurut Lasha, seharusnya Irene memundurkan gajahnya ke petak f1. Kalau itu dilakukan, Irene takut pada lanjutan gajah c4, yang menurut Lasha justru langkah jelek karena dapat dibalas dengan b3, dan setelah terjadi pertukaran gajah di f1 maka petak d5 menjadi pos depan yang kuat bagi kuda putih. Inilah posisi yang menurut Lasha lebih bagus buat Irene, yang memegang buah putih.

Sejak kesalahan posisional tersebut, posisi Irene langsung tertekan. Bahkan, pada langkah ke-25, Mohota mengorbankan kualitas di c1 yang kalau diambil akan membuat serangan hitam tampak sangat ganas karena empat perwiranya menyorot ke sayap-raja putih. Oleh karena itu, Irene memilih kalah satu bidak dengan memukul di e5.

Pada langkah ke-44 Mohota melepas kelebihan satu bidaknya untuk mencegah raja putih yang bergerak aktif, naik ke baris keempat. Setelah materi berimbang, Irene memaksakan pertukaran benteng pada langkah ke-48 untuk mengurangi tekanan hitam sehingga timbul permainan akhir gajah belang dengan kedua belah pihak memiliki empat bidak. Remis akhirnya disepakati pada langkah ke-53 pembukaan Ruy Lopez variasi Tertutup.

Susanto menang

Pecatur Jabar lainnya, GM Susanto Megaranto (2.553) menang atas pecatur tuan rumah MI Ronald Bancod (2356) pada langkah ke-51 pertahanan Colle. Susanto kini menjadi pecatur putra Indonesia dengan pengumpul angka terbanyak, yaitu 3,5 poin, disusul Irwanto (3), serta dua pecatur Jabar lainnya, Awam (2,5) dan Anjas (2).

Kemarin, MF Awam Wahono (2.391) dikalahkan GM Eugene Torre (2.561) dari Filipina. MI Irwanto Sadikin (2.447) bermain remis pada langkah ke-82 pertahanan Ruy Lopez lawan GM Deepan Chakkravarthy (2.482) dari India.

Setelah undian babak ketujuh, ada dua pecatur Indonesia yang mungkin mendapatkan norma gelar, yaitu Irwanto Sadikin bisa mencapai norma GM tujuh babak dan Awam Wahono mencapai norma MI. Syaratnya, Irwanto harus menang atau mencapai empat poin, sedangkan Awam cukup remis atau mencapai tiga poin. (sumber :  harian pikiran rakyat)

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Irine Kharisma Harus Tampil Maksimal Pada Babak Keenam Kejuaraan Catur Asia 2009

Posted by pecaturjogja pada Mei 18, 2009

asia-continental-chess-13460PRO3RRI – Pecatur putri Indonesia Grand Master Wanita Irine Kharisma Sukandar harus kembali tampil dengan performa terbaiknya untuk meraih kemenangan pada babak keenam Kejuaraan Catur Asia 2009 di Subic, Olangapo City Philipina sore ini.Irine Kharisma hingga menyelesaikan babak lima kemarin sementara menempati peringkat 6 meraih 3 setengah angka kemenangan dibabak enam jumpa pecatur India Grand Master Wanita Nisha Mohota.

Manajer Tim Catur Indonesia Kristianus Liem kepada RRI menyatakan, partai Irine Kharisma dengan Nisha dipastikan berlangsung ketat karena kedua pecatur memiliki kualitas sama.

Khristianus Liem berharap, dibabak keenam ini Irine Kharisma mampu kembali meraih kemenangan karena akan membuka peluang masuk peringkat atas sekaligus untuk raihan tiket ke Kejuaraan Catur Piala Dunia 2010.

Sedangkan dikatagori putra pecatur terbaik Indonesia Grand Master Susanto Megaranto dibabak kelima melawan Master Internasional Ronald Bancod dari Philipina. Kemudian Master Internasional Irwanto Sadikin melawan Grand Master Devan Chakravardi dari India, Master FIDE Awam Wahono bertemu Grand Master Eugine Torre dari Philipina dan Master FIDE Anjas Novita ditantang Gundava Bajarsaikhan dari Mongolia.

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Irene Kharisma Sukandar Raih Kemenangan

Posted by pecaturjogja pada Mei 17, 2009

irene20090517PRO3RRI – Jakarta:: Pecatur putri Indonesia Grand Master Wanita Irine Kharisma Sukandar meraih kemenangan pada babak keempat Kejuaraan Catur Asia 2009 di Subic, Olangapo City Philipina.
Grand Master Wanita Irine Khrisma Sukandar meraih point penuh setelah mengalahkan pecatur China Guo Qi pada babak keempat katagori putri Kejuaraan Catur Asia 2009 yang berlangsung di Subic, Olangapo City Philipina. Dengan kemenangan tersebut Irine Kharisma menambah pundi-pundi point kini mengantungi nilai 2 setengah angka kemenangan dari empat babak yang dimainkan.

Humas PB. Percasi Khristianus Liem kepada RRI menyatakan, menghadapi Guo Qi dibabak empat Irine tampil percaya diri karena meski tidak memiliki gelar pecatur muda China trsebut dinilai sangat berbahaya. Sedangkan pada pertandingan lainnya tiga pecatur Indonesia hanya berhasil meraih setengah angka kemenangan dibabak keempat.

Master FIDE Anjas Novita memainkan buah putih tampil mengesankan memaksa mantan pecatur terbaik asia asal Philipina Grand Master Mark Paragua harus mengakhiri babak keempat dengan hasil remis. Sedang pada pertandingan lainnya hasil remis juga dialami Grand Master Susanto Megaranto yang berhadapan dengan sesama pecatur Indonesia Master FIDE Awam Wahono.// Menurut Khristianus Liem, hingga menyelesaikan babak keempat Susanto Megaranto dinilai masih belum menunjukkan performa terbaiknya karena permasalahan kondisi kesehatan.

Hingga menyelesaikan babak keempat katagori putri Anjas Novita meraih nilai 2 angka kemenangan sama dengan Master Internasional Irwanto Sadikin, kemudian Susanto dan Awam sama-sama mengemas 1 setengah angka kemenangan. Irwanto Sadikin sendiri gagal menambahkan perolehan point setelah dibabak keempat harus mengakui keunggulan Grand Master Yu Shaoteng dari China.

Pada babak kelima hari ini Irwanto Sadikin bertemu dengan pecatur Uzbekistan Grand Master Kazhgaleyev Murtas, Susanto melawan Anjas Novita, Awam bertemu Grand Master Wang Rui dari China dan dikatagori putri Irine Kharisma jumpa pecatur China yang membela Qatar Grand Master Zhu Chen.

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Irwanto Sadikin dan Susanto Megaranto Raih Kemenangan Pada Babak Kedua Kejuaraan Catur Asia 2009

Posted by pecaturjogja pada Mei 15, 2009

Dua pecatur Indonesia Master Internasional Irwanto Sadikin dan Grand Master Susanto Megaranto meraih kemenangan pada babak kedua Kejuaraan Catur Asia 2009 di Subic, Philipina.
asia-continental-chess-13460Master Internasional Irwanto Sadikin menjadi satu-satunya pecatur Indonesia yang memiliki nilai tertinggi setelah meraih kemenangan atas pecatur Vietnam Grand Master Nguyen Ngoc Truong Son pada babak kedua Kejuaraan Catur Asia 2009 di Subic, Olangapo City Philipina.
Bermain mengendalikan buah hitam dibabak kedua semalam Irwanto sempat bermain tertekan dilangkah-langkah awal akhirnya dilangkah berikutnya mampu menekan Truong Son untuk meraih kemenangan dilangkah ke-40. Dengan kemenangan ini Irwanto Sadikin kini meraih nilai satu angka kemenangan dari dua babak yang dimainkan.
Manajer tim Catur Indonesia Khristianus Liem kepada RRI menyatakan, bermain dengan posisi bagus meski memegang buah hitam menjadi penentu kemenangan Irwanto Sadikin dibabak kedua.
Sukses tersebut juga diikuti pecatur putra terbaik Indonesia Grand Master Susanto Megaranto meraih nilai pertama setelah dibabak kedua mengalahkan pecatur China Yang Kaiqi  melalui partai panjang langkah 59 pembukaan Gambit Evan. Menurut Khristianus Liem, dalam pertandingan yang diwarnai krisis waktu tersebut Susanto mampu unggul melalui ketajaman posisi dan bermain improvisasi setelah dilangkah sebelumnya sempat tertinggal dari Yang Kaiqi.
Pada pertandingan lainnya pecatur Indonesia asal Jawa Barat Master FIDE Anjas Novita menambah setengah angka menjadi satu angka kemenangan menyusul sukses menahan remis pecatur Bangladesh Grand Master Ziau Rahman. Namun pada pertandingan lainnya dua pecatur Indonesia Master FIDE Awam Wahono dan Grand Master Wanita irine Kharisma Sukandar gagal meraih kemenangan dibabak kedua. Awam dibabak kedua mengendalikan buah putih ditundukkan pecatur tuan rumah Philipina Grand Master Mark Paragua.
Sementara Irine Kharisma bermain dikatagori putri gagal menambah nilai setelah dibabak kedua harus mengakui keunggulan pecatur Mongolia Grand Master Wanita Bastkhuyak Munguntul. Kejuaraan Catur Asia yang diikuti 85 pecatur putra dan 45 pecatur putri dari 17 negara Asia berlangsung hingga 23 Mei menggunakan sistim swiss 11 babak.

Ditulis dalam kejuaraan asia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.