Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Archive for the ‘wali kota bima cup’ Category

Master FIDE Anjas Novita Raih Hadiah Rp 50 Juta

Posted by pecaturjogja pada Agustus 18, 2009

MF Anjas Novita (kanan)Kejuraan catur terbuka Wali Kota Bima Cup se-Indonesia yang dihelat sejak 9Agustus, berakhir dan ditutup Wali Kota Bima, HM Nur A Latif, di Paruga Nae, Sabtu (15/8) malam. Pecatur Jawa Barat, Master Fide (MF) Anjas Novita, meraih hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta.
Dia juga mendapat piala tetap, disusul pecatur Jawa Barat lainnya, Grand Master (GM) Susanto Megaranto dengan hadiah sebesar Rp25 juta plus piala.
Dua pecatur Jabar itu sama-sama mengoleksi 8,5 Victory Point (VP), tetapi berdasarkan rating dan Progresive Scores (PS), Anjas lebih unggul.
Peringkat ketiga diraih pecatur Kalimantan Timur, Master Internasional (MI) Tirto dengan mengoleksi 8 VP. Koleksi poinnya sama dengan pecatur Sulawesi Selatan, Master Nasional (MN) Sofyan Jafar, tetapi kalah head to head. Sofyan harus puas di peringkat keempat.
Tirto berhak meraih hadiah sebesar Rp10 juta plus buah catur benteng sebagai piala tetap. Janji Wali Kota Bima, HM Nur A Latif memberikan hadiah hingga peringkat 64 terwujud, meski awalnya panitia meragukannya.
pertandingan catur“Ini yang terbesar sepanjang sejarah kejuaraan catur di Indonesia. Bahkan, paling meriah penonton yang menyaksikan setiap babak pertandingan,” ujar Wasit Internasional, I Made Suparka, Sabtu malam.
Tidak heran, katanya, rona wajah setiap pecatur berseri-seri ketika diumumkan juara hingga 64 orang. Dia berharap, kejuaraan itu jangan hanya berhenti sampai di sini, tetapi ada kelanjutannya.
Hal senada dikemukakan GM Ardiansyah, yang menyampaikan kesan dan pesan. Dia bangga dengan Wali Kota Bima yang peduli terhadap olah raga catur di Indonesia. Dia mengaku sudah keliling lima benua belum pernah menjumpai kejuaraan yang spektakuler seperti ini.
“Kita bersyukur kota sekecil ini bisa menggelar kejuaraan catur dengan hadiah terbesar di dunia,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Percasi Kota Bima, Jubair, S KM, M Kes, salut terhadap perjuangan para pecatur yang berhasil meraih juara, tetapi juga menjadi cambuk bagi pecatur yang belum berhasil agar berjuang lagi untuk meraih prestasi. Berbagai kekurangan panitia akan lebih ditingkatkan lagi pada kejuaraan yang akan datang. Suksesnya kejuaraan ini tidak terlepas dari dukungan Wali Kota Bima.
Usai penyerahan hadiah seluruh peserta dijamu oleh Wali Kota Bima di kediamannya di Kelurahan Rontu. Peserta larut dalam acara perpisahan itu. Beberapa peserta menyumbangkan lagu sebagai perekat persaudaraan. (Khairudin M. Ali/Bima Ekspres)

PAIRING PERTANDINGAN : Rd 1 , Rd 2 , Rd 3 , Rd 4 , Rd 5 , Rd 6 , Rd 7 , Rd 8 , Rd 9 , Rd 10

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 3 Comments »

Pecatur Wanita Minta Laga Terpisah

Posted by pecaturjogja pada Agustus 18, 2009

Tiga pecatur wanita yang masih belia ikut berkompetisi mengadu kepintaran dengan ratusan pecatur pria dalam Kejuaraan Catur Terbuka Wali Kota Bima se-Indonesia di Paruga Nae 9-16 Agustus. Mereka adalah MFW Dewi A A Citra (Kaltim), MFW Medina Warda Aulia (DKI), dan MCW Chelsie Monica Sihite (Kaltim).
Ketiga pecatur ini jangan dianggap enteng, karena mereka memiliki talenta dan sudah kerap melanglang buana hingga ke mancanegara. Seperti pecatur yunior DKI Jakarta, Medina Warda Aulia, yang pernah juara dunia pelajar kelompok usia 11 tahun 2008, dan juara catur putri ASEAN 2009 kelompok umur 12 tahun.
Dia tidak keberatan mengikuti kompetisi bersama pecatur pria. Apalagi, pecatur pria lebih berani berkombinasi dibandingkan pecatur wanita. Mereka juga lebih unggul dalam berpikir. “Kita bisa menimba ilmu dan pengalaman selama kejuaraan ini,” ujarnya di Paruga Nae, Jumat sore. Selengkapnya..

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Susanto dan Anjas Koleksi 7 VP

Posted by pecaturjogja pada Agustus 18, 2009

Dua pecatur Jawa Barat, Grand Master (GM) Susanto Megaranto dan Master Fide (MF) Anjas Novita, sama-sama mengoleksi 7 Victory Point (VP) setelah melewati delapan babak dari sistem Swiss 10 babak. Susanto yang berhadapan dengan Master Internasional (MI) Tirta Chandra Purnama (DKI) pada babak kedelapan dengan berbagi angka.
MN Hasian Panggabean (DKI) yang juga bermain remis dengan GM Cerdas Baru, MI Tirto, dan MN Pardi Kusman, sama-sama mengoleksi 6,5 VP.
Wasit Komisi Pairing, Ir Anggun Nugroho, NA, mengatakan, kekalahan yang diderita GM H Ardiansyah (Riau) dari MF Anjas Novita (Jabar) menyebabkan pecatur senior itu terlempar pada peringkat kedelapan bersama 13 pecatur lainnya. Mereka adalah MN Sofyan Jafar (Sulsel), MI Irwanto Sadikin (Kaltim), MN Husnul Anshary (NTB), MN Laksana Agusta (Jatim), MN Octo Dami, MI Moh Ivan Situru, MN Johan Gunawan (Banten), FM Kasmiran (Sumsel) MN Sutarno (Bali), MN Firman Simbolon (DKI), MN, MF Maksum Firdaus (Sumsel), dan MN Tommy Suprianto (DKI) mengoleksi 6 VP.
Pecatur yang mengoleksi 5,5 VP ditempati 10 pecatur, yakni satu-satunya pecatur wanita, MFW Dewi A A Citra (Kaltim) disusul, FM Khairul Anam (Jatim), MN Hasan Basri (Jatim), MI Dede Liu (DKI), MN Budiman HS (Sulsel), MN Syarif Mahmud (DKI).
Pada meja kelima, pecatur Kalimantan Junaid MN Pamungkas (Kaltim) MN Hudallah (Jambi), MN Sugianto Tjin (Jatim), dan MN Gunawan Tanuwijaya (Jatim). Selebihnya adalah pecatur yang meraih 5 VP dan 4,5 hingga ke bawah. “Untuk babak kesembilan akan digelar mulai pukul 08.00 Wita dan babak terakhir sekitar pukul 15.00 Wita,” kata Anggun.
Inspektur pertandingan, FM Sebastian Simanjuntak, FA, menilai dalam pertandingan masih sulit mengontrol penonton. Kalau di daerah lain, ada jarak sekitar dua hingga tiga meter, tetapi karena penonton ingin menyaksikan dari dekat pecatur terbaik di Indonesia, sehingga sulit mengontrolnya. Meskipun diakui mereka tidak mengganggu jalannya pertandingan.
“Kita maklum penonton ingin menyaksikan langsung aksi brilian pecatur terbaik Indonesia,” ujarnya di Paruga Nae, Jumat (14/8).
Ke depan, dia berharap pelaksanaan lomba lebih tertib lagi, sehingga dari sisi penyelenggaraan juga akan lebih baik. (Bima Ekspres 

PAIRING PERTANDINGAN : Rd 1 , Rd 2 , Rd 3 , Rd 4 , Rd 5 , Rd 6 , Rd 7 , Rd 8 , Rd 9 , Rd 10

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Dari Arena Kejuaraan Catur Wali kota Bima Tingkat Nasional (2)

Posted by pecaturjogja pada Agustus 13, 2009

Ketat, Persaingan Antar-Pecatur

Persaingan antarpecatur di Kejuaraan Catur Wali Kota Bima Open 2009 se-Indonesia, ketat. Rabu, masing-masing atlet menunjukkan ketajaman otaknya.
Pertermuan antara Grand Master (GM) Susanto Megaranto melawan Master Nasional (MN) Sugianto Tjin banyak menyita perhatian. Keduanya tampak berfikir keras setiap kali melangkahkan bidak catur.
Wali Kota Bima HM Nur A Latif pun menyaksikan laga dua master itu. Bahkan, terlihat dahinya berkerut melihat permainan keduanya. Megaranto sendiri adalah pecatur Indonesia yang banyak ditakuti di Asia Tenggara.
Nur Latif juga sempat melihat pertarungan antara-Master Internasional (MI) Irwan Sadikin versus pecatur wanita CMW Chelsie Monica. Dilihat dari usia keduanya sangat jauh berbeda. Chelsie masih amat muda dan potensi pecatur wanita Indonesia.
Tidak hanya Chelsie, pecatur wanita yang ambil bagian. Sejumlah pecatur wanita yang masih remaja ikut mengadu otak.
Pantauan Bimeks, untuk merenggangkan syaraf otak karena berfikir keras, pecatur kadang bangun dari kursi melihat permainan atlet lainnya. Seperti halnya Megaranto sempat melihat-lihat permainan antara MI Irwan Sadikin versus CMW Chelsie Monica.
Demikian juga sebaliknya sesekali Chelsie melihat pertandingan Megaranto. Kenyataan sama juga dilakukan oleh pecatur lainnya.(Bima Ekspres)

PAIRING PERTANDINGAN  : Rd 1 , Rd 2 , Rd 3 , Rd 4 , Rd 5 , Rd 6 , Rd 7 , Rd 8 , Rd 9 , Rd 10

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

GM Utut Adianto: Spektakuler! Paling Meriah

Posted by pecaturjogja pada Agustus 12, 2009

Catur Bima ( GM Utut Adianto )Kejuaraan Catur Wali Kota Bima Cup se-Indonesia di Paruga Nae Kota Bima dimulai Selasa (11/8). Ditandai dengan pawai budaya dan penekanan tombol oleh Wali Kota Bima, HM Nur A Latif. Peserta pawai membludak
Bagaimana penilaian Ketua PB Percasi Indonesia, GM Utut Adianto, terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Catur Wali Kota Bima Cup se-Indonesia di Paruga Nae Kota Bima? Spektakuler, paling meriah yang pernah digelar di Indonesia, bahkan dunia.
“Belum pernah ada kejuaraan semeriah ini. Wali Kota Bima luar biasa dan baru kali ini saya menyaksikan kejuaraan yang melibatkan masyarakat banyak,” ujar Utut, usai acara pembukaan di Paruga Nae, Selasa.
Pecatur terbaik Indonesia yang sudah melanglang buana pada berbagai negara ini mengaku, bangga dan bahagia dengan apresiasi tinggi Nur Latif dan masyarakat Kota Bima. Ini sebuah ikhtiar memasyarakatkan catur di Kota Bima. “Penyelenggaraannya kayak PON mini saja. Inilah daya tarik dan kelebihan kota kecil. Kalau di kota besar kan sulit menggalang massa seperti ini,” katanya.
Dengan apresiasi seperti itu, di meminta disikapi oleh pecatur Kota Bima dan daerah lain di Provinsi NTB agar memfokuskan diri meningkatkan prestasi. :)
Apresiasi Wali Kota Bima itu pantas dihargai. Seperti bentuk apresiasi hadiahnya? Utut mengaku sedang memikirkan penghargaan apa yang pantas diberikan kepada Wali Kota Bima.
Kalau gelar Master Nasional (MN) sudah biasa diberikan dan penyelenggaraan juga memiliki kategori bagus dan biasa, tetapi kali ini masuk kategori luar biasa dan meriah. “Intinya saya sangat bersyukur dan menghargai,” katanya.
Hal senada dikemukakan pecatur dari Malang, Jawa Timur, Iqra. Jika saja ada sepuluh Wali Kota dan Bupati yang memiliki kecerdasan dan bersikap berani seperti yang dilakukan Nur Latif, maka daerah akan maju dan terbuka untuk dikunjungi oleh siapapun, termasuk atlet catur se-Indonesia. “Saya baru menemukan di Kota Bima pemimpin yang sederhana, bersikap apa adanya. Tetapi, disukai dan dicintai rakyatnya,” katanya.
Bayangkan saja. Katanya, terik matahari menyengat, ribuan massa ikut serta dalam pawai menyambut kejuaraan catur se-Indonesia, memeriahkan HUT ke-7 Kota Bima, dan HUT ke-64 Kemerdekaan RI. (Bima Ekspres)

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Bandrol Hadiah Rp50 Juta Goda Peserta

Posted by pecaturjogja pada Agustus 12, 2009

Catur Bima( gm Susanto)Siapa sangka kejuaraan catur Wali Kota Bima Open 2009 tingkat nasional sebagai momentum terbesar dalam olahraga putar otak itu. Tidak hanya dari sisi jumlah peserta, namun juga hadiah yang diperebutkan. Pecatur dari Malaysia pun tergoda mengikuti kejuaraan itu. Bagaimana pengakuan mereka? Berikut catatan Sofiyan Asy’ari. Berita lengkap…

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Dari Arena Kejuaran Catur Wali kota Bima Tingkat Nasional

Posted by pecaturjogja pada Agustus 12, 2009

Momentum “Menyikat” Grand Master

Catur BimaSuasana pembukaan kejuaraan catur Wali Kota Bima Open 2009 tingkat nasional meriah. Masyarakat yang menyaksikan membludak. Apalagi, dirangkai dengan pawai budaya yang melibatkan banyak komponen. Kehadiran para pecatur terbaik Indonesia, kian menghangatkan suasana.
Ketua Percasi Kota Bima, Zubair, SKM, Mkes, mengatakan kejuaraan catur Wali Kota Bima Open 2009 termasuk kategori Bintang Lima, karena bertabur grand master. Kenyataan itu disambut positif oleh panitia.
“Ini luar biasa lima grand master hadir di Kota Bima, kejuaraan ini masuk kategori bintang lima,” katanya. Kabar selengkapnya..

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

Empat Pecatur Raih 4 VP

Posted by pecaturjogja pada Agustus 11, 2009

Empat pecatur mengoleksi 4 Victory Point (VP) dalam babak kualifikasi Kejuaraan Catur Wali Kota Bima Open di Paruga Nae, Senin (10/8). Mereka adalah Chandra Rangga Tuntu (Dompu), Arman Jafar (Sulsel), Dedi Arafi (Riau), dan Amriadi (Riau).
Pada babak ketiga dari lima babak sistem Swis yang dipimpin wasit internasional, I Made Suparka dan wasit nasional, Ir Anggun Nugroho. Untuk babak keempat Chandra menempati posisi pertama, meski ada tiga pecatur lain yang sama mengoleksi 4 VP. Baca entri selengkapnya »

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

Pecatur Luar NTB: Sediakan Susu Kuda Liar Dong…

Posted by pecaturjogja pada Agustus 10, 2009

Turnamen Catur Wali Kota Bima bisa diklaim sebagai turnamen catur terakbar di Indonesia tahun 2009, baik dari jumlah dan kualitas  peserta yang rata-rata bergelar master maupun dari jumlah hadiah yang sangat fantastis 203 juta rupiah, melebihi hadiah Telkom Open Bandung. Juara 1 saja dapat bersih 50 juta bisa untuk ongkos haji :D

 Bila nanti turnamen di Bima berkesinambungan, bolehlah dibilang Bandung adalah blok barat dan Bima adalah blok timur  catur Indonesia …semoga!!

Susu kuda Bima

Pecatur luar Provinsi NTB, mengharapkan panitia Kejuaraan Catur Wali Kota Bima membagikan door prize susu kuda liar dan madu asli Bima kepada beberapa pecatur terbaik. Apalagi, susu kuda liar itu terkenal di luar Bima.
Permintaan muncul dari peserta saat pertemuan teknis (technical metting), di Paruga Nae, tadi malam.
“Kuda liar itu sebagai oleh-oleh buat kita setelah meninggalkan Kota Bima nanti. Paling tidak keluarga kita di rumah menanyakan oleh-olehnya,” ujar Master Nasional (MN) Iqra dari Jawa Timur.
Dia juga mengharapkan panitia memerhatikan penataan panggung dengan menggambar papan catur yang diisi dengan ucapan selamat HUT ke-64 Kemerdekaan RI, selain toilet, termasuk papan khusus sebagai media informasi hasil pertandingan setiap babak.
Tidak hanya itu. Rapat yang dipimpin wasit internasional, Made Suparka, berlangsung alot. Soal door prizes, dijawab oleh Ketua Percasi Kota Bima, Jubair, S KM, M Kes, akan diusahakan. Bahkan, kalau perlu diberikan tiket gratis kepada beberapa peserta terbaik, tetapi hal itu secara interen harus dibicarakan terlebih dahulu oleh panitia.
Selain itu, peserta memertanyakan mengenai hadiah Rp50 juta, apakah dibagi jika terjadi dua pecatur bernilai sama. Namun, dijawab Sekretaris panitia, Sofran YB, SAg, hadiah tersebut harus diraih oleh satu orang. Kalaupun ada kesamaan nilai, harus ditentukan juaranya.
Untuk babak kualifikasi, kata Sofran, akan diikuti 100 lebih pecatur non-master sesuai yang terdaftar. Mereka akan saling menguji kemampuan dalam babak kualifikasi lima babak untuk merebut 75 pecatur terbaik yang akan mengikuti babak utama yang digelar mulai 11-16 Agustus.
Pada babak kualifikasi tersebut menggunakan sistem Swis lima babak dengan waktu 20 menit. “Meski babak kualifikasi kita tetap memberikan hadiah bagi pecatur terbaik 10 besar,” ujar Sofran, usai pertemuan.

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Persiapan Kejuaraan Catur Wali Kota Bima, 400 Pecatur Sudah Mendaftar

Posted by pecaturjogja pada Agustus 10, 2009

Menghadapi Kejuaraan Catur Terbuka Wali Kota Bima se-Indonesia, 9-16 Agustus mendatang, panitia menggelar rapat evaluasi kesiapan panitia di Hotel La Ila.. Rapat dipandu Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bima, Jubair, SKM, MKes dan sekretaris panitia, Sofran YB, SAg. Saat itu, mendengarkan kesiapan Ketua I, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Drs H Alwi Hardi, MSi, yang menangani perlengkapan, gedung, acara dan undangan.
Kemudian Ketua bidang promosi dan kehumasan yang ditangani Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bima, Drs H Muhidin AS Dahlan, MM, Ketua bidang Sekretariat, Ir Juwaid, Ketua Bidang keamanan, kesehatan, dan konsumsi, Drs Muh Tahir, dan ketua bidang dana dan transportasi, serta penginapan.
Dalam rapat itu, semua bidang siap menyukseskan agenda itu. Apalagi, direncanakan akan dibukan oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga, Adyaksa Dault. “Kita berharap semua bidang melaporkan kebutuhan yang diperlukan dalam menyukseskan acara itu,” ujar Jubair.
Kata Jubair, pada turnamen yang berhadiah total Rp 208 juta dan juara pertama akan meraih hadiah Rp50 juta itu, dananya dari hibah Pemerintah Kota (Pemkot Bima) sebesar Rp300 juta dan sumbangan lain yang tidak terikat. Hingga saat ini panitia sudah mengantungi dana sebesar Rp350 juta dari total anggaran sebesar Rp500 juta. “Kemarin kita menerima dana bantuan dari Tukad Mas sebesar Rp35 juta,” katanya.
Turnamen itu mengusung tema Spektakuler Merdeka, dengan tujuan sebagai ajang pengembangan prestasi bagi pecatur Bima dan NTB, kemudian sebagai promosi wisata untuk mengenalkan kota dan budaya Bima.
Selain itu, katanya, ikut menyukseskan visit Lombok- Sumbawa 2012 dengan memasyarakatkan catur sebagai olahraga murah, bergengsi, bermartabat, berprestasi dan dapat dipertandingkan pada semua level. “Pada kejuaraan itu kita akan menggunakan sistem babak prakualifikasi dengan merebut hadiah total Rp5 juta bagi pecatur yang meraih peringkat satu hingga sepuluh,” katanya.
Kejuaraan itu, jelasnya, direkomendasi sebagai kategori bintang lima dan akan menghasilkan norma master (Master Nasional dan Master Percasi).
Hal senada dikemukakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bima, Drs H Muhidin AS Dahlan. MM. Kejuaraan itu, sebagai salah satu ajang promosi Kota Bima menghadapi visit Lombok- Sumbawa 2012 mendatang.
Pada pembukaan nanti, katanya, digelar pawai budaya dengan menyiapkan kuda hias sebanyak sepuluh ekor dan saat pembukaan rombongan Menteri dan beberapa Grand Master (GM) akan disambut dengan tari Sere dan Wura Bongi Monca.

400 lebih Pecatur sudah Mendaftar

Sebanyak 400 lebih pecatur dari seluruh daerah di Indonesia, mendaftar dalam kejuaraan Catur Wali Kota Bima Cup se-Indonesia di Paruga Nae, 9-16 Agustus mendatang.
Dua belas pecatur dari Sulawesi Selatan tiba di Kota Bima menumpangi kapal laut KM Awu, Kamis (6/8). Mereka menginap di hotel La Ila dan terus berlatih dengan pecatur Bima. Dua diantaranya bergelar Master Nasional (MN), 10 lainnya siap mengikuti babak prakualifikasi.
“Biasanya peserta dari luar daerah akan membludak pada hari H-nya. Panitia akan sibuk melayani peserta,” ujar sekretaris panitia, Sofran YB, SAg, MN, di sekretariat panitia, hotel La Ila, Jumat (7/8).
Tidak hanya itu. Beberapa pecatur nonmaster Jawa Barat juga baru sampai, Jumat sore. Pecatur dari Jawa menginformasikan sedang dalam perjalanan dari Mataram ke Bima dan diperkirakan akan tiba Jumat malam.
Dijelaskan Sofran, dua Grand Master (GM) Ardiansyah dari Riau dan Herman Surdiraja dari DKI akan tiba pada Sabtu (8/8). “Saat ini sekretariat panitia mulai dipadati peserta dari Kota dan Kabupaten Bima yang ingin mendaftar,” katanya.
Informasi dari Ketua Percasi Kota Bima, Jubair, SKM, MKes, sudah menghadap Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Adyaksa Dault bersama Ketua PB Percasi Pusat, GM Utut Ardiansah. Namun, Menteri menyesalkan tidak bisa membuka kejuaraan itu, karena pada saat yang bersamaan dikukuhkan sebagai doktor di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.
Menteri salut kepada Wali Kota Bima yang menyiapkan hadiah bernilai tinggi. (Khairudin M. Ali/Bima Ekspres)

Posted in wali kota bima cup | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.