Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Archive for the ‘bobby fischer’ Category

Catur dan Stargate Project

Posted by pecaturjogja pada Juli 13, 2011

Sosok Bobby James Fischer penuh kontroversi. Walau lahir dan besar di AS, dia sangat vokal menentang berbagai kebijakan pemerintahnya terutama berkaitan dengan kapitalisme dan imperialisme. Bahkan walau di dalam dirinya mengalir darah Yahudi, Fischer sangat anti gerakan Zionis-Yahudi. Fischer merupakan satu-satunya pecatur kelahiran AS yang pernah menjadi Juara Catur Dunia (1972-1975). Selain itu dia juga dikenal sebagai salah seorang tokoh Perang Dingin, setelah mengalahkan Grandmaster Boris Spassky (Uni Soviet), pemegang juara dunia, di tahun 1972 di Reykjavik. Baca entri selengkapnya »

Posted in bobby fischer | 4 Comments »

Menghujat Persekongkolan Yahudi

Posted by pecaturjogja pada Agustus 26, 2009

Episode “melarat” itu juga yang membuat Bobby Fischer merasa kian tersisih dari komunitas catur New York. Ia memutuskan pindah ke California pada musim semi 1968. Perubahan ini memberi arti tersendiri pada dirinya. Pada masa yang ia sebut “wilderness years:(  ini, hari-hari ia jalani tetap dengan semangat memperdalam catur. Tetapi, ia juga mulai bertingkah aneh: menyusuri tempat-tempat parkir dan menyebar selebaran berisi pesan tentang supremasi kaum kulit putih. :)

eyang bobby fischer tuaDi saat itulah, ternyata, Bobby Fischer mulai berkenalan dengan gerakan anti-Semit. Malam hari, setelah bergelut dengan buku catur, ia menyempatkan diri membaca buku Mein Kampf dan The Protocols of the Elder of Zion. Bobby mulai gandrung pada sejarah Jerman dan Hitler-nya, serta mengoleksi semua yang berbau Nazi. Ia malah jadi pemuja Hitler. Inilah yang dikemudian hari sangat mewarnai sikapnya terhadap bani Israel, atawa kaum Yahudi, dan Amerika. :(

Pengaruh pandangan Hitler itu ia tampakkan secara jelas lewat berbagai wawancara di pemancar radio. dalam wawancara per telepon pada Januari 1999, yang disiarkan langsung oleh radio Bomba di Baguio, Filipina, misalnya, ia menyebut-nyebut adanya persengkolan Yahudi di Amerika Serikat yang berusaha menyikat dia. Kaum Yahudi disebutnya pencuri dan pendusta. Malah, Israel dikatakannya negara bandit. “Yahudi memang brengsek sepanjang sejarah” katanya saat itu.

bobby_fischer_05Lebih tegas lagi dalam siaran langsung wawancaranya dengan pemancar radio itu juga, beberapa saat setelah tragedi Word Trade Center (WTC), 11 September 2001. Bobby Fischer sendirilah yang menghubungi Pablo Mercado, karibnya yang menjadi penyiar radio Bomba. Fischer menyatakan dukungannya atas serangan ke WTC dan Pentagon itu. Ia menganggap peristiwa tersebut sebagai harga yang harus dibayar Amerika atas sikapnya terhadap dunia selama ini, terutama Palestina.

Ia bahkan menyebutnya, Israel dan kaum Yahudi-lah yang bertanggung jawab memicu serangan 11 September. “Amerika dan Israel telah membantai warga Palestina selama bertahun-tahun. Kini, pembantaian itu pun berbalik arah,” katanya.

Posted in bobby fischer | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Bukan Murid Pandai

Posted by pecaturjogja pada Agustus 7, 2009

Pada usia 13 tahun, Bobby Fischer berhasil mengalahkan master internasional (MI) Donald Byrne. Pertarungan melawan Byrne itu kerap disebut “petarungan abad ini”, karena langkah kemenangan Fischer sangat menakjubkan untuk anak seusia itu. Di Amerika belum ada yang menyamai rekornya: delapan kali menjadi pemenang US Championship. Tragisnya, Fischer bukan termasuk murid pandai di sekolahnya. Bahkan, pada 1959 ia dikeluarkan dari Erasmus Hall High School, Brooklyn. :-o

Kalangan catur menilai, kekurangannya di sekolah itu bukan berarti ia murid bodoh. Mereka yakin, “kebodohan” itu hanyalah akibat kecerdasannya yang jauh di atas rata-rata, yang kerap membuat Bobby Fischer bosan, atau tak peduli, pada pelajaran sekolah. Ketika itu, ia masih tinggal bersama ibu dan kakak perempuannya di kawasan Brooklyn. Regina, ibunya, kala itu berperan sebagai orang tua tunggal. Gaya hidup perempuan keturunan Yahudi sekuler ini sungguh berlawanan dengan Fischer. :-o

bobby_fischer_07Tidak ada catur dalam kamus sang ibu. Hanya gaya Bohemian dengan aliran politik kiri dan gerakan sosial yang menarik hatinya. Inilah yang kerap membuat hubungan Bobby Fischer dengan ibunya sangat renggang. Itu pula pasalnya, begitu namanya mulai melesat sebagai pemain catur, Fischer memutuskan hidup berpisah dari sang ibu. Genap tiga tahun setelah keluar dari sekolah, pada 1962, ia mulai hidup sendiri, tinggal di apartemen keluarga. Ibu dan kakak perempuannya boyongan ke tempat lain.

Sejak saat itulah ia dapat berkonsentrasi penuh pada catur. Tercatat, 14 jam sehari ia berlatih atau membaca buku dan majalah catur. Kala itu, ia mengoleksi tak kurang dari 200 judul buku dan ratusan majalah catur asing yang terserak-serak di lantai apartemennya. Malah, di sisi tiga ranjangnya ada papan catur yang buah-buahnya masih bertahan dalam posisi tertentu. Juga tiga papan tulis yang tergantung yang tergantung di dekat meja caturnya. Unik, memang, Bobby Fischer memiliki tiga ranjang dan selalu tidur berpindah-pindah, mengikuti langkah buah catur yang ia mainkan. :)

Pada 1962, dalam Candidates Matches di Curacao, Karibia, Bobby Fischer dikalahkan pecatur Uni Soviet berdarah Armenia, Tigran Petrosian. Ia merasa terpukul. Langkahnya untuk segera maju ke kejuaraan dunia kandas. Sebab, pertarungan di Curacao itu merupakan penentuan masuk-tidaknya namanya dalam daftar kandidat peserta kejuaraan dunia. Sejak saat itu, ia menarik diri dari berbagai turnamen internasional selama beberapa tahun. Ia hanya bermain di Amerika Serikat.

Di kemudian hari, pada 1971, namanya masuk sebagai kandidat, sampai akhirnya ia merebut gelar juara dunia pada 1972 dengan mengalahkan Boris Spassky. Dalam kurun masa absen dari turnamen internasional, kehidupan Bobby Fischer pernah berubah total. Ia sempat jatuh miskin, bahkan tak mampu lagi sekedar membayar tagihan telepon. Ia tinggal berpindah-pindah, menumpang sana-sini, dari satu apartemen ke apartemen lain kawannya.

Posted in bobby fischer | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Mungkin Menjadi Juara Renang

Posted by pecaturjogja pada Juli 18, 2009

PERHATIAN pun lalu tertuju kepada seorang kenalan Regina bernama Paul Nemenyi. Lelaki berdarah Hongaria ini datang ke Amerika pada 1930-an, dan berkenalan dengan Regina pada 1942. Ia seorang fisikawan yang mengajar matematika di Chicago. Ia ikut menggarap “Proyek Manhattan” yang mengembangkan bom nuklir pertama, pada 1942, di Los Alamos, New Mexico. Proyek ini dipimpin Robert Oppenheimer, yang belakangan dituduh sebagai komunis.

Setelah bertemu Regina, Nemenyi sangat memperhatikan kehidupan Bobby Fischer. Ia banyak mengeluhkan lingkungan tempat anak itu dibesarkan ibunya di Brooklyn. Ia pula yang menyokong langkah Fischer ke dunia catur. Semua itu menguatkan kemungkinan bahwa Nemenyilah ayah kandung Bobby Fischer. Apalagi, Peter Nemenyi-anak kandung Paul Nemenyi yang diakui-menguatkan pendapat itu. Ia yakin, Bobby Fischer benar-benar saudara tirinya. Sebab Peter pernah menerima surat dari Regina yang mengindikasikan hal itu pada 1952, setelah Paul Nemenyi wafat.

Bobby Fischer yang ketika itu berusia sembilan tahun, jatuh sakit, terserang panas tinggi dan radang tenggorokan. Regina sendiri sedang terbelit kemiskinan. Dalam surat itu Regina menulis, “Aku tidak yakin Paul tega meninggalkan Fischer dalam keadaan seperti ini. Aku ingin tahu, apakah Paul meninggalkan sesuatu untuk Fischer”. Surat inilah, kemudian, yang dipegang Peter Nemenyi untuk membuktikan tali kekerabatannya dengan Bobby Fischer.

Terlahir dengan nama Robert James Fischer pada 9 Maret 1943 di Chicago,Illinois, pecatur legendaris ini dibesarkan ibunya saja. Sebab, perempuan ini memang bercerai dari suaminya. Pada 1946, sang ibu memboyong Bobby Fischer dan kakak perempuannya, Joan, ke Brooklyn. Fischer mulai berkenalan dengan papan catur pada usia enam tahun. Di usia 12 tahun, ia masuk menjadi anggota Manhattan Chess Club, tempat berkumpul pecatur terbaik Amerika.

Di klub ini, hampir tak ada yang dapat mengalahkannya. Di masa kecil ini sudah terlihat jelas sikapnya: hanya ada satu dunia, yakni catur. Sehari-hari ia menghabiskan waktu di depan papan catur, ditunjang oleh tingkat kecerdasannya yang dikategorikan superjenius dan daya ingatnya yang luar biasa. Di usia semuda itu pula, hasratnya sangat besar untuk tampil sebagai pemenang. Seorang bekas gurunya pernah menggambarkan sikap bersaingnya yang luar biasa.

Bocah itu, katanya, selalu merasa harus menang dalam berbagai hal yang ia mainkan. Malah, menurut sang guru, kalau dibesarkan di kolam renang, ia kemungkinan besar menjadi juara renang. Jadi tidak mengherankan, pada usia 15 tahun ia menyabet gelar GM. Hingga kini, nama Bobby Fischer masih tercatat sebagai GM termuda dalam sejarah catur dunia. Di Amerika pun, ia tercatat sebagai juara termuda, setelah pada 1957 meraih juara US Junior Championship dan US Senior Championship secara berturut-turut.

Posted in bobby fischer | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Menikah di Moskow, Pindah ke Cile

Posted by pecaturjogja pada Juli 5, 2009

SIKAP negatif penguasa Amerika terhadap Bobby Fischer ternyata tak hanya 10 tahun belakangan ini. Beberapa bulan silam, surat kabar The Philadelphia Inquirer menguak rahasia Biro Penyelidik Amerika, FBI, yang ada kaitannya dengan Fischer. Menurut dokumen itu, FBI terus-menerus mengawasi gerak-gerik keluarga Regina Wender, ibu sang GM. Pangkalnya, para agen federal mncurigai perempuan itu sebagai mata-mata Uni Soviet. ketika itu, isu Perang Dingin memang lagi hangat-hangatnya.

 regina wenderDengan dasar kecurigaan ini, FBI menelusuri jejak Regina dari berbagai sumber. Dari dokumen setebal 750 halaman itu diketahui, di masa remajanya, pada 1930-an, Regina pindah dari Amerika ke Jerman, lalu ke Rusia. Ia tinggal di Rusia selama lima tahun (1933-1938) dan menjalani pendidikan di sekolah kedokteran. Atas dasar ini, para agen FBI menyimpulkan, Regina kemungkinan besar termotivasi secara ideologis menjadi perpanjangan tangan Soviet.

Kecurigaan ini makin kuat pada 1942, setelah FBI mendapat telepon dari seseorang yang mengaku menemukan surat Regina yang berbau politik. Pengawasan itu pun kian ketat pada masa-masa berikutnya. Pada 1957, Regina mengontak Kedutaan Besar Uni Soviet. Sebenarnya ia hanya membincangkan rencana perjalanan Bobby Fischer ke Rusia, untuk mengikuti pertandingan catur tahun berikutnya. Langkah itu kian menimbulkan kecurigaan FBI. Baca entri selengkapnya »

Posted in bobby fischer | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Tercoret Nama Dari Sejarah

Posted by pecaturjogja pada Juni 19, 2009

Pecatur Frank Brady pernah mengaku “gelagapan” menghadapi daya ingat Bobby Fischer yang luar biasa. Pada 1963, Frank mengikuti Kejuaraan Catur Terbuka Negara Bagian Ney York. Fischer pun menjadi peserta kejuaraan itu. Frank menghadapi pertarungan pelik saat itu, dan langkahnya sempat diperhatikan Fischr. Selang beberapa bulan setelah pertandingan, ia bertemu lagi dengan Fischer. Frank terkejut: langkah-langkahnya masih melekat di ingatan Bobby Fischer.

Perkara daya ingat ini boleh jadi berkaitan erat dengan sikap hidup Fischer sendiri. Hanya ada satu kata untuk menggambarkan sosok dan sikap hidupnya: Bobby Fischer seorang monomaniak. Obsesinya cuma satu, yakni menjadi pecatur terbaik sepanjang masa. Ia mencurahkan seluruh hidup dan waktunya untuk catur, tidak ada ruang dan waktu untuk pacar ataupun teman biasa. Orang yang melingkupi pergaulannya pun sebatas pemain catur, seorang di antaranya Eugene Torre.

Pecatur Filipina itulah yang mendekatkan Bobby Fischer dengan Paolo Mercado dari radio Bomba. Dibandingkan dengan Anatoli Karpov pun, Bobby Fischer memiliki kelebihan yang langka. Para pecatur dunia umumnya dikelilingi oleh belasan, atau bahkan puluhan, pendamping yang juga pecatur, untuk membantu menganalisis langkah. Ketika melawan Boris Spassky, Fischer hanya dibantu tiga orang: dua menangani urusan administratifnya, dan seorang grand master (GM), Bill Lombardy, yang membantu menganalisis pertandingan.

Tetapi, menurut pengakuan Lombardy, ia lebih banyak nganggur. Pada sebagian besar pertandingan, Bobby Fischer sendirilah yang menganalisis langkah-langkahnya. Setelah terkena sanksi bakal ditahan, ironi kehidupan Fischer kian lengkap ketika Federasi Catur Amerika Serikat, USCF, berniat mencoret namanya dari sejarah catur negeri itu. Persoalannya tak lain adalah sikap keras Fischer terhadap Amerika dan Yahudi, serta pernyataannya tentang tragedi Word Trade Center, yang dianggap sangat menyakitkan orang Amerika.

Alasan pencoretan itu: bila nama Bobby Fischer tetap terpampang sebagai pesohor Amerika, hal itu tidak bagi generasi muda Amerika. Bagaimana mungkin seorang Bobby Fischer, yang memusuhi Amerika, menjadi idola anak-anak Amerika di kemudian hari? Kisah Bobby Fischer ini dapat disetarakan dengan nasib yang dialami Alexander Alekhine, pecatur Rusia era 1940-an. Namanya juga dicoret dari daftar dari daftar pecatur top Rusia karena sikapnya yang dipandang pro-Nazi dalam Perang Dunia II.

Tokoh dengan strategi bertahannya dalam catur, yang kemudian terkenal dengan “Pertahanan Alekhine” (“Alekhine Defense”), itu harus menerima kenyataan pahit. Nama strateginya kemudian berubah menjadi “Blank Defense“-“Pertahanan Kosong”. Demikian pula bukunya, yang semula berjudul Alekhine’s Best Games of Chess. Maka, bila nama Bobby Fischer dienyahkan dari dunia catur, bisa-bisa judul bukunya yang terkenal itu, Bobby Fischer Teaches Chess, diganti menjadi Blank-Blank Teaches Chess.

Posted in bobby fischer | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Bobby Fischer Berpetualang di Papan Catur

Posted by pecaturjogja pada Juni 8, 2009

Setelah menjadi “pahlawan ” Amerika di era perang dingin, ia terbuang dan hidup berpindah-pindah di beberapa negeri. Biro Penyelidik Federal Amerika pernah membayang-bayangi ibunya selama tiga dasawarsa karena kecurigaan berlebihan. Ia kemudian berkembang menjadi pemuja Hitler dan pembenci kaum Yahudi. Tragedi 11 September 2001, katanya adalah harga yang harus dibayar Amerika kepada dunia, terutama kaum Palestina. :(

eyang bobby fischer tua“This is all wonderful news. It is time to finish off the United States once and for all.” Nada sangat sinis itu terdengar dalam wawancara langsung yang dilakukan radio Bomba, pemancar kecul di Baguio, Filipina. Pembawa acara itu, Pablo Mercado, tengah mewawancarai Bobby Fischer, pecatur legendaris asal Amerika. Memang kedengarannya cukup aneh. Bagaimana mungkin Bobby Fischer, yang dulu dielu-elukan karena berhasil menghancurkan dominasi Uni Soviet dalam dunia catur, bersuara seperti itu? :D

Tetapi demikianlah kenyataannya-dan Bobby Fischer sendiri memang hidup di luar Amerika Serikat sejak 1992. Pada tahun itu ia bertanding ulang melawan musuh lamanya di dunia catur: Boris Spassky. Hadiah yang diperebutkan dalam pertandingan yang digelar di Yugoslavia ini bernilai US$ 5 juta. Setelah pertandingan, Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan Fischer melanggar sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Yugoslavia. Pemerintah Amerika saat itu pun melarang warganya terlibat dalam berbagai urusan di Yugoslavia. :) :)

Walhasil, ia terancam masuk tahanan. Menurut informasi yang ia dapatkan, Presiden George Bush sendiri merekomendasikan penahanan itu. Tambahan pula. Bobby Fischer dinilai mengelak dari pajak. Padahal, ia merasa tahu betul, banyak warga Amerika di luar negeri yang juga tak membayar pajak, dan tidak terkena sanksi apa pun. Kenyataan ini, baginya, sungguh menyakitkan. Sejak itulah ia seperti memusuhi negeri tempat ia lahir dan dibesarkan. Ia lalu bermukim di Yugoslavia untuk waktu cukup lama.

Lebih-lebih, pengaruh pandangannya yang anti-Semit dan kekagumannya pada Adolf Hitler membuat jaraknya makin jauh dari Amerika. Ia juga ingin berkelana di Hongaria. Negeri lain tempat persinggahannya adalah Jerman, Jepang, Filipina, dan Hongkong. Untuk bertahan hidup di berbagai negeri itu, ia menjual “jasa” konsultasi catur. Banyak pecatur muda yang memanfaatkan peluang itu kendati mereka harus membayar cukup mahal: US$ 2.500 per jam.

Bobby Fischer sebenarnya berjasa mengangkat gengsi Amerika pada 1970-an. Di era yang masih diliputi suasana Perang Dingin antara Amerika dan Uni Soviet itu-di tengah lomba keunggulan senjata dan teknologi antariksa-ia menghancurkan dominasi Uni Soviet di dunia catur, dengan mengalahkan raksasa catur masa itu, Boris Spassky. Dalam pertandingan yang berlangsung di Reykjavik, Eslandia, pada 1972, itu Bobby Fischer menjadi orang Amerika pertama- dan satu-satunya hingga kini-yang berhasil menjadi juara dunia.

Di dalam negeri, prestasi Fischer ini sekaligus dianggap mengubah wajah dan citra Amerika. Dulu, sebelum memiliki juara dunia catur, Amerika lebih dikenal sebagai “football country” atau “baseball country”. Tapi, setelah memiliki juara dunia catur, Amerika juga disebut “intellectual country”. Serentak dengan itu, Bobby Fischer mulai diamati sebagai jenius. Malah dikabarkan, intelligence quotient (IQ)-nya mencapai angka 180. Daya ingatnya dikatakan hampir sempurna.

Posted in bobby fischer | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.