Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk ‘strategi catur’ Kategori

Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan

Posted by pecaturjogja pada November 26, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian sepuluh

Kiat permainan catur: hampir setiap situasi mempunyai nilai tersembunyi bagi orang oportunis. 

Boris Spassky yang berusia dua puluh satu tahun ( lahir 1937 ) duduk persis di belakang dua baris Putih mengkilap. Mikhail Tal, yang lebih tua hanya satu tahun dari lawannya, memainkan Hitam. Waktu itu 1958, Kejuaraan Catur Uni Sovyet Rusia sedang berlangsung. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , , , | 4 Comments »

Jangan Melangkah Terlalu Jauh

Posted by pecaturjogja pada Juli 1, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian sembilan

Kiat permainan catur: Langkah yang menjanjikanakan gagal jika dijalankan terlalu cepat atau tanpa dukungan.

 

Juara dunia pertama, Wilhelm Steinitz (1836-1900), merintis permainan catur kontraintuitif. Paradoks dapat menjadi cara untuk sukses. Raja tidak hanya dilindungi. Ia bisa menjadi kuat dan bahkan agresif. Perangkat tidak harus selalu di tengah. Mereka bisa juga menggunakan kekuatan yang besar dari pinggir. Apa yang disini gagal mungkin di tempat lain berhasil.

Bertentangan dengan segala penalaran permainan catur yang nyata, Steinitz benar-benar dapat menang dengan cara mundur. Seperti banyak ahli strategi di kompartemen perang, secara sengaja sang master catur memancing lawannya untuk melakukan penyerangan yang terlalu dini. Ia akan bergerakmundur. Lawan akan maju. Kemudian Steinitz akan berbalik menerkam, mengambil keuntungan dari penyebaran musuh yang terlalu jauh. Muridnya, William Napier, menyebut hal ini ” catur picu”. “Bergerak maju ke belakang,” adalah kata-kata pilihan Harry.

Para perintis besar mendapat pendukung. Barisan panjang para pendukung yang patut dihormati, yang mengikuti ide-ide Steinitz, bermula dari Aron Nimzovich (1886-1935). Nimzovich memperoleh pengakuan dunia, di antara hal-hal lain, karena menulis babon segala buku catur, My System. Seperti Steinitz, ia mengeksplorasi setiap aspek permainan catur. Seperti Steinitz, dia menemukan berbagai kenyataanyang tak disangka-sangka yang mengubah permainan catur untuk selamanya.

Sebelum Nimzovich, Hitam secara tradisional dimainkan untuk mendapatkan bagian yang sama di tengah. Putih menggerakkan satu bidak tengah. Hitam melakukan hal yang sama. Tetapi Steinitz mempraktekkan apa yang diajarkan Nimzovich. Nomzovich membuat langkah-langkah pembuka untuk mengecoh lawannya agar mengira ia telah menyerahkan yang di tengah padahal tidak. Langkah-langkah pembuka hypermodern-nya untuk Hitam dirancang untuk menggoda Putih agar bergerak terlalu jauh. Ia mengembangkan berbagai cara untuk mengambil keuntungan jika lawannya melakukan gerakan tersebut.

Menggerakkan pasukan ke dalam wilayah kekuasaan musuh tanpa sokongan adalah berbahaya di setiap zona pertempuran. Anda dapat juga menjangkau terlalu jauh bahkan dengan bidak yang kecil. Menggerakkan bidak terlalu bebas, terlalu cepat, atau terlalu dekat kepada lawan, mereka menjadi rentan untuk diserang. Bidak-bidak itu mungkin hilang atau konsesi-konsesi yang menenangkan harus dilakukan untuk melindunginya.

Versi Pembukaan Nimzovich yang terkenal, Pertahanan Sicilia, bertujuan untuk menggoda Putih melakukan serbuan-serbuan yang terlalu dini dan tanpa dukungan dari jenis ini. Secara khas, sebagaimana kebanyakan Pertahanan Sicilia, Hitam mencoba mengendalikan wilayah di depan bidak si raja Putih, sebelum menyerangnya, sehingga bidak si raja Putih tidak bisa lagi bergerak dengan aman jika ia diancam. Teoritisi-dan para pemain-masih beranggapan bahwa memang lebih mudahlah menyerang dan menangkap yang tidak dapat lagi melarikan diri. Tetapi pada langkah kedua dari Pertahanan Sicilia, Nimzovich, melepaskan sama sekali langkah-langkah pencegahan itu. Sebagai gantinya, dia memakai kuda untuk cepat-cepat menyerang bidak si Putih, meskipun bidak itu masih dapat maju secara agresif kepada sang kuda. Harapannya adalah untuk mengecoh Putih agar melangkah terlalu jauh nyaris serentak, memajukan sang bidak terlalu cepat. Bagi Putih, apel itu kelihatan lezat. Tetapi Nimzovich tahu bahwa di dalam apel itu ada ulat.

Terpesona oleh ide-ide Nimzovich, salah satu pecatur terhebat di dalam sejarah, Alexander Alekhine (1892-1946), mengembangkan pembukaan itu lebih jauh satu langkah-dan mundur selangkah secara harfiah daripada menunggu hingga langkah kedua Hitam, Alekhine mencoba memainkan godaan kuda untuk memancing gerakan pertama Putih. Ia memberi kita Pertahanan Alekhine, yang mengandalkan penyerangan bidak si raja Putih tanpa persiapan apapun, penawaran, juga, tantangan yang menggoda “Datang dan ambil saya.”

Ide-ide itu juga mempesona Richard Reti yang inovatif (1889-1929), yang mempunyai keberanian mengambil lompatan kwantum di dalam tindakan yang bertentangan dengan anggapan umum. Jika ide-ide Nomzovich begitu baik untuk Hitam, mengapa itu tidak baik juga untuk Putih? Ia mencoba menemukan jawabannya selama pertandingan yang dicirikan beberapa orang sebagai pertandingan catur terbesar yang pernah dilakukan: Reti melawan Alekhine di Baden-Baden 1925.

Gerakan Reti yang pertama meliputi sebuah bidak di bagian sayap, dan dengan rapi mengizinkan Alekhine, sebagai Hitam, menempati petak-tengah dengan bidaknya sendiri. Alekhine melakukannya. Kemudian Reti melangkah dengan lebih elok lagi. Ia menggunakan ide Alekhine untuk mengintimidasi Alekhine. Dengan cepat, ia menyerang bidak sasaran, berharap memancing Hitam melakukan tindakan bergerak terlalu jauh. Alekhine merampas umpan itu dan maju sedikit demi sedikit, mendorong bidaknya mendekati kuda Putih. Pertarungan intelektual yang dahsyat terjadi. Alekhine mneruskan gerakan menyerangnya sementara Reti menantang kemungkinan pasukan Hitam untuk melakukan gerak maju yang terlalu jauh.

Momen genting terjadi pada langkah kedua puluh. Reti berada di posisi yang sedikit lebih baik, meskipun permainan yang sempurna pada kedua pihak mungkin akan menghasilkan remis. Alekhine memutuskan untuk memainkan satu permainan yang menghasilkan posisi yang sama sampai tiga kali, agar dapat mengklaim remis dengan peraturan pengulangan tiga kali.

Tetapi Reti menolak kemungkinan itu. Bukannya menerima remis, ia menginginkan yang lebih, tanpa alasan yang memadai. Ia bermaksud melakukan suatu gerakan yang kurang bagus untuk menghindari berulangnya posisi itu untuk ketiga kalinya. Bermain untuk menang mungkin merupakan usaha yang mulia, tetapi tidak bijaksana karena itu itu berarti menggerakkan pasukannya terlalu jauh di dalam proses itu. Apa yang ia rencanakan dilakukan kepada Alekhine akan segera dilakukan kepadanya.

Menjelang akhir permainan, setelah masing-masing pecatur letih untuk saling mengumpan untuk melangkah terlalu jauh, namun yang satu berhasil. Gajah Alekhine mengantarkan percabangan kemenangan yang dramatis, memanfaatkan kuda Reti yang telah keluar meninggalkan posisinya, rawan, dan melangkah terlalu jauh ke pinggir. Alekhine tidak meyangkal permainan yang kontra-intuitif, hanya membuktikan bahwa ia dapat melakukannya dengan lebih baik.Perusahaan yang tidak melindungi sumber dayanya-intelektual atau material-tidak dapat mengamankan investasinya. Memperluas terlalu jauh jalur-jalur persediaan Anda, Anda dapat kehilangan bisnis Anda, persis sebagaimana Anda pasti akan kehilangan permainan catur Anda. Jika Anda lalai untuk memastikan semua bahwa bagian berhubungan secara harmonis, mungkin senuanya akan berantakan. “Ada dua kali dalam kehidupan seseorang ketika ia tidak boleh berspekulasi”, tulis Mark Twain. “Saat dia tidak mampu melakukannya dan saat dia mampu.”

Jika Anda tahu Anda telah melangkah terlalu jauh, itu sudah terlambat.

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | 4 Comments »

Mengembangkan Perangkat

Posted by pecaturjogja pada Mei 18, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian delapan

Kiat permainan catur: Untuk mendapat yang paling banyak dari pasukan, Anda harus mempersiapkannya dari awal.

morphy01-ewBayangkanlah hal ini. Seorang pecatur mulai menyerang lawannya sejak dari awal permainan. Memainkan Putih, ia mengeluarkan menterinya hampir pada saat itu juga. Ia menyorongkan dari satu petak ke petak lain, mengeluarkan ancaman demi ancaman kepada raja lawannya.

Lawannya dengan tangkas menampik setiap ancaman kosong. Dia menjawab setiap serangan menteri yang kuat dengan mengembangkan pasukannya sendiri lebih jauh. Hitam menyebarkan satu kuda, kemudian satu bidak yang cekatan, satu benteng, menterinya sendiri, dan satu gajah. Sementara itu, Putih berbalik bertahan memundurkan satu-satunya personel yang ia keluarkan, menterinya yang sendirian. Setelah berkelana kepada tujuh lokasi yang berbeda, menteri Putih kembali untuk tinggal di tempat semula seolah-olah ia belum pernah bergerak sama sekali. Siapa bilang Anda tidak bisa lagi pulang ke rumah?

Skenario itu bersejarah. Pertandingan itu diselenggarakan di Mobile, Alabama, pada pertengahan abad kesembilan belas, mengadu master dari Louisiana, Paul Morphy (1837-1884), yang memainkan Hitam melawan Hakim A.B. Meek (1814-1865) yang bersemangat dari New Orleans. Ancaman ganas yang terlalu dini dari Hakim itu memungkinkan Morphy membangun kekuatan yang tak terbendung yang terus berkembang. Hanya dibutuhkan dua puluh satu langkah bagi pria dari New Orleans itu untuk menaklukkan A.B. Meek. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , , , , | 2 Comments »

Bermain Untuk Tengah

Posted by pecaturjogja pada Mei 5, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian tujuh

Kiat permainan catur: Perangkat dapat berbuat lebih banyak dari tengah.

anatoly-karpovPada masa muda, ketika saya bekerja sebagai kepala pelayan di Klub Catur Manhattan, kadang-kadang saya duduk menyaksikan “pelajaran yang sedang berlangsung” dari para guru lain dan muridnya yang mulai dari teori catur ke prakteknya dan kembali lagi. Suatu hari saya sedang membersihkan asbak, salah satu dari tugas saya, ketika saya melewati seorang guru yang lelah dan frustasi. Waktu makan malam hampir tiba, dia dan muridnya sudah empat jam di sana. Mungkin itu merupakan hari yang tidak menyenangkan dengan para murid yang lupa bahwa gajah dapat mundur dan bahwa bidak tidak. Siapa tahu? Saya sibuk dengan banyak asbak.

Saya melihat lebih dekat. Sang guru sedang berusaha menjelaskan prinsip dasariah catur : bermain untuk petak tengah. Tetapi muridnya tetap memindah perangkatnya menjauh dari petak-tengah, khususnya kudanya. Akhirnya, guru yang bingung itu mengambil kembali sebuah kuda dari pinggir dan bertanya, “Haruskah Anda menaruh kuda ke pinggir, yang merupakan hal buruk, atau ke ke arah petak-tengah, yang bagus?”. Murid itu berfikir sedikit. Kemudian, dia mengangkat bahu, dan menjawab, “Saya tak ingin menggerakkan kuda saya. Saya ingin menggerakkan bidak saya.” Oleh karena itu, ia mulai mendorong salah satu bidaknya yang ada di sisi kanan, digeser jauh dari petak-tengah. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , , , | 5 Comments »

Meraih Inisiatif

Posted by pecaturjogja pada April 23, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian enam

Kiat permainan catur: Untuk bisa maju, lebih baik menyerang duluan.

http://www.alekhinechess.com/english/photos/match1934.html

Pecatur Ukraina/Jerman, Efim Bogolubov (1889-1952), adalah penyerang hebat, yang mengikuti dua kejuaraan dunia menghadapi Alexander Alekhine yang hebat (1892-1946). Pada akhirnya Bogolubov kalah dalam kedua pertandingan itu. Namun demikian, kekalahannya tidak dipusingkan. Menurut perhitungannya, Tuan B tidak mungkin kalah, sekalipun ia nyata-nyata kalah. :D :D

Pernah ditanya tentang mengapa ia menjadi pecatur yang begitu hebat, ia menjawab: “Ketika saya mempunyai Putih, saya menang karena saya mempunyai Putih. Bila saya mempunyai Hitam, saya menang karena saya Bogolubov.” Anehnya, kutipan yang sama dihubungkan kepada Mikhail Chigorin (1850-1908), tetapi cara bicara Bogolubov pastilah lebih menyolok. sampai hari ini, para pengagumnya masih terdengar di sekitar kita. :D
Seperti ditunjukkan Bogolubov dengan begitu indah, Putih dan Hitam umumnya sama-sama mengandung khayalan sejak permulaan permainan. Keduanya bertindak seolah-olah keduanya akan memenangkan permainan yang sama. Secara toeri, gerak pembuka menjamin Putih melangkah lebih dahulu. Dengan sedikit semangat ini, Putih dapat mulai menentukan jalannya permainan.
match1934-bogoljubov-vs-alekhine

Efim Bogoljubov xs Alekhine, match 1934

Sebagian keindahan permainan catur dapat dirasakan di dalam kontradiksi-kontradiksinya yang nyata. Putih benar-benar melangkah pertama. Tetapi hitamlah yang melangkah kedua. Melangkah pertama memungkinkan Anda untuk melancarkan serangan awal. Melangkah kedua memampukan Anda memanfaatkan kesalahan yang baru saja dibuat lawan Anda.
Melangkah lebih dulu tentu saja memberikan keuntungan tipis, meskipun bukan yang menentukan. Tak peduli bagaimana Putih menyerang, Hitam akan mempunyai berbagai cara untuk menjaga posisi yang seimbang secara dinamis. Secara teoritis, jika kedua sisi memainkan langkah yang paling baik-serangan-serangan Putih yang paling keras, balasan-balasan sempurna Hitam-setiap permainan berakhir dengan remis. Karena itu, meskipun keuntungan langkah pertama Putih minimal, para pecatur memperjuangkan apa yang pada dasarnya harus tetap merupakan situasi yang sama.
Tetapi segelintir dari kita bermain catur untuk kesenangan remis. Para pecatur pada umumnya duduk dengan tujuan untuk menaklukkan lawannya. Tak soal siapa yang melangkah, tujuan mereka adalah memicu proses itu dengan cara mengambil inisiatif. :)
Para pendatang baru nyaris dari awal belajar bahwa tujuan permainan universal ini adalah skakmat. Namun, tidak ada orang yang dapat melakukan skakmat pada langkah pertama. Untuk melakukan hal itu, Hitam membutuhkan paling sedikit dua langkah, setelah Putih melakukan kesalahan besar. Lucunya, Putih membutuhkan tiga langkah untuk membuat skakmat serupa, yang menyiratkan bahwa menang secara cepat sedikit bergantung kepada kesempurnaan langkah Anda ketimbang pada kesalahan lawan.
Meskipun permainan panjang, tidak ada skakmat tanpa pengendalian, dan tiada kendali tanpa mengambil inisiatif. Milikilah inisiatif dan Anda akan mendapat kesempatan untuk mewujudkan rencana-rencana Anda sendiri. Orang yang memiliki kebebasan tersebut adalah yang paling mungkin mengucapkan kata sihir yang mengakhiri permainan. :)
Ketika para pemain merebut inisiatif, mereka memegang kendali. Lawan mereka harus menjawab langkah-langkah, taktik-taktik, dan strategi mereka. Inilah kenyataan kehidupan catur: para penyerang mendiktekan persyaratan dan orang-orang yang bertahan dipaksa untuk menghormati persyaratan itu.
Mengambil inisiatif memberi penyerang pilihan yang lebih banyak dan lebih baik dari yang ringan hingga yang serius. Itu dapat mempunyai lebih banyak waktu, ruang atau pilihan. Akibatnya, si penyerang diizinkan melakukan beberapa kesalahan yang tidak boleh dilakukan orang yang bertahan. :(
Mengapa lebih susah bagi pemain yang bertahan untuk menjalani permainan permainan yang salah? Karena para pemain yang menyerang sedang berusaha agar lawan-lawannya melakukan tipe-tipe langkah tertentu, tipe-tipe yang bereaksi terhadap ancaman-ancaman yang telah direncanakan para penyerang. Jadi mereka secara istimewa sekaligus melihat langkah-langkah yang tidak perlu. Jika pemain yang bertahan tidak memperhatikan hal ini, penyerang siap untuk menerkam.
Akan tetapi, ketika mereka sedang berusaha melindungi diri, para pemain betul-betul tidak siap untuk mengenali dan memanfaatkan kesalahan-kesalahan lawan mereka. Kekuatan mereka berkurang dengan menunggu dan bertanya-tanya apa yang dipersiapkan para lawannya. Pada umumnya, pikiran mereka dipenuhi dengan usaha untuk memahami bahaya-bahaya potensial, ketimbang mengganggu lawan-lawannya dengan masalah-masalah yang mereka buat.
Psikologi juga merupakan bagian permainan. Para pengancam secara khas merasa lebih kuat dan percaya diri. Bila Anda sedang menyerang, Anda tidak membayangkan dapat dihentikan dengan begitu mudah. Dan Anda juga tidak dapat menghentikannya karena momentum mental Anda membuat Anda tetap bergerak. Tetapi ketika Anda dalam posisi bertahan, ketakutan dapat membuat Anda tetap takut pada bunyi tembakan.
Ketika para pemain yang bertahan membuat kekeliruan, mereka mungkin segera menderita. Mereka tahu bahwa mereka telah gagal untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan -mencegah permainan mereka sendiri dari kesalahan. Ketika Anda sudah menangkis serangan gencar, setiap kesalahan Anda terlihat lebih buruk, belum lagi penghinaan yang diakibatkan oleh kesalahan yang menyolok. Para pengancam benar-benar lebih tenang, secara aktual dan emosional, dalam mengurusi salah langkah mereka sendiri. :D
Apakah kita menjalankan Putih atau Hitam, apakah kita yang melangkah pertama atau kedua, kita harus merebut inisiatif untuk memperoleh keunggulan praktis. Jika belum ada orang yang mengambil inisiatif, kita berusaha mengambilnya. Ketika kita mengambil inisiatif, kita berusaha mempertahankannya. Jika lawan kita mengambil inisiatif, kita berusaha mengambil alih secepatnya. Mengendalikan, selalu merupakan masalah inisiatif. Menaikkan taruhan di dalam dunia bisnis memberikan lebih daripada sekedar keuntungan hipotetis. Hal itu juga memberikan hal yang pragmatis. Semangat wiraswasta bersandar pada kesediaan untuk memperoleh, menjaga, dan mengembangkan inisiatif. Dan sebenarnya mendapatkan kendali tidak sulit dilakukan. Itu hanya soal menepuk pemain aktif yang ada di dalam diri Anda-persis sejak permulaan. :) :)

Ketika menanggapi, pastikan Anda yang pertama melangkah.

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , , , | 1 Comment »

Jangan Memboroskan Material

Posted by pecaturjogja pada April 16, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian lima

Kiat Permainan Catur : material harus dihargai menurut nilai yang sudah ada dan potensinya.

smokelaskerSeorang pria yang agak necis sedang berjalan-jalan di sepanjang dek kapal pesiar saat dia melewati seorang pria yang sedang duduk menghadapi papan catur, dengan serius menganalisis posisi Byzantium. Emanuel Lasker (1868-1941), juara kedua catur dunia dan seorang kosmopolitan sejati, mengusulkan melakukan pertandingan tak resmi.
Pecatur itu melihat dari papan catur, jelas ia tidak mau diganggu oleh orang baru yang sekedar untung-untungan. “Seberapa baik Anda bermain?”, ia bertanya. Lasker yang nakal mengakui ia mengetahui sedikit tentang permainan itu. Setelah mendehem, lawannya yang enggan itu mengizinkan Lasker mengambil tempat duduk dengan satu syarat. “Saya akan bermain,” kata pria itu, “tetapi hanya jika saya dibolehkan tanpa menteri saya, supaya permainan ini menarik bagi saya.”
Pemain yang malang itu tidak mengira bahwa pemain terbaik di dunia sedang duduk di seberang papan catur, selain itu ia tidak menyadari kemustahilan bermain tanpa menteri menghadapi seseorang yang dapat mengalahkannya hanya dengan sebuah pemukul lalat catur. Lasker yang suka bercanda menerima syarat itu, meskipun ia diberi menteri, juara dunia secara lihai mengatur untuk kalah dalam beberapa permainan, sehingga dia kelihatannya nyaris tak lain dari: seorang pecatur amatir yang usil.
“Anda tahu,” Lasker berkata dengan bijaksana sewaktu ia menyusun kembali perangkatnya, “saya pikir sangat membantu tanpa menteri”. Andai kata kita bermain lagi. “Bagaimana kalau saya memberi Anda menteri ekstra agar saya mempunyai ruang kosong di samping raja saya?” Lawannya terbahak-bahak. Akhirnya ia meyakinkan pemain yang merasa enggan itu untuk mulai bermain dengan satu menteri ekstra. Bayangkan kebingungan pemain itu saat Lasker memenangkan beberapa permainan secara berturut-turut, dan mengutip tesisnya tentang ruang tambahan yang aneh itu sebagai alasan keberhasilan kedua pemain itu. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

Awasi Langkah Lawan Anda

Posted by pecaturjogja pada April 12, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian empat

Kiat prmainan catur : jangan sekali-kali bermain tanpa mempertimbangkan lebih dahulu apa yang telah dilakukan lawan.

Pada zaman gelap Amerika, nyaris pada masa seorang bocah dari Brooklyn yang baru saja mengubah dunia catur, bocah lain dari Brooklyn sedang mencoba mengubah dunianya. Saya betul-betul mengingatnya. Guru saya, Harry, sedang berjuang melawan salah satu dari muridnya, seseorang yang ingin seperti Fischer. Waktu itu saya ada di sana.

Saya tidak pernah melupakan pelajaran itu. Guru dan murid duduk di meja catur, mempelajari posisi catur yang rumit. Akhirnya, Harry menanyakan pada si murid apa yang dia pikirkan. Setelah semenit si murid menjawab, bukan dengan kata-kata, tetapi dengan benar-benar memainkan langkah selanjutnya. Harry bersandar di kursinya dan menatap tajam pada serangan muridnya. “Dengan ide apa?”, ia bertanya. Nyaris, serta merta murid itu mendekati satu perangkat, sedang berfikir untuk mempertahankan diri dengan melangkah lagi.

Sekali lagi dia mendengar pertanyaan, “Dengan ide apa?” Murid yang bingung itu mencari dari papan catur. Harry memiringkan satu alisnya. Dia mengatakan bahwa setiap pemain harus mulai dengan mencoba memahami jalan pikiran lawan. Kemudian, baru dia dapat memikirkan dalam-dalam pikirannya sendiri.

Anda juga harus mampu menjelaskan semua penalaran ini“, Harry menambahkan, “sekalipun hanya kepada diri Anda sendiri“. Jika Anda tidak dapat merinci keputusan Anda selama sesi latihan, yang sama sekali tanpa ketegangan dan tekanan itu, itu berarti Anda kehilangan urutan di dalam permainan yang serius saat begitu banyak hal genting terjadi. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »

Buku-buku Mark Dvoretsky

Posted by pecaturjogja pada April 10, 2009

Free Download buku-buku Mark Dvoretsky

Free Download buku-buku Mark Dvoretsky

vol-i

Mark Dvoretsky School of Chess Excellence Vol 1 Endgame Analysis

vol-ii1

Mark-Dvoretsky-School-of-Chess-Excellence-Vol-2-Tactical-Play

vol-iii

Mark-Dvoretsky-School-of-Chess-Excellence-Vol-3-Strategic-Play

vol-iv

Mark-Dvoretsky-School-of-Chess-Excellence-Vol-4-Opening-Developments

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

Bermain Dengan Rencana

Posted by pecaturjogja pada April 5, 2009

seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian tiga

Kiat permainan catur: membuat rencana itu bijak, dan rencana yang terbaik dapat diatur dan luwes.

capablanca17-olga-ew Seberapa jauh seorang master dapat melihat langkah kedepan              sebelum menggerakkan suatu langkah? Pada saat turnamen besar di New    York 1924, juara dunia, Jose Raul Capablanca (1888-1942), dengan sangat        nakal memberitahukan kepada seorang wartawan bahwa dia sering  menganalisis limapuluh langkah ke depan. Di sisi lain, Grandmaster Reuben  Fine, berkomentar bahwa ia jarang melihat lebih dari satu langkah ke depan,    tetapi itu biasanya langkah yang terbaik.

Jose Raul Capablanca

Selain ilmu berhitung, setiap pecatur belajar merencanakan ke depan. Setiap pecatur harus melakukannya. Pertimbangkanlah, Frank Marshall (1877-1944), juara bertahun-tahun dari Amerika Serikat, pendiri Klub Catur Marshall di Greenwich Village, kota New York. Marshall kadang-kadang dapat berspekulasi. Tetapi, ia juga bersiap-siap untuk mempelajari langkah-langkah yang mungkin dan variasinya selama berjam-jam pada suatu waktu. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

“Jangan Mengabaikan Firasat Yang Baik”

Posted by pecaturjogja pada April 1, 2009

              seri menerapkan strategi catur dalam dunia bisnis-bagian kedua

Inti permainan catur:langkah-langkah bisa benar, entah itu masuk akal atau tidak.

tal05Tidak seorang pun boleh meremehkan firasat. Para grandmaster sudah pasti melakukannya. Ambil satu contoh dari para pecatur terhebat pada abad ke-20, Mikhail Tal, orang Latvia ( 1936-1991). Di sana berjalan seorang seniman yang memadukan analisis yang njilmet dengan kecerdasan yang intuitif. Tal, yang pada usia 23 tahun yang kreatif, menyerobot kejuaraan dunia dunia dari Mikhail Botvinnik dari Rusia (1911-1995), memainkan pengorbanan-pengorbanan yang begitu rumit sehingga menantang penyelidikan-penyelidikan yang objektif. Meskipun demikian, pemenang catur dunia kedelapan itu mempercayai firasat-firasatnya, dengan alasan yang baik. Firasat-firasat itu biasanya menang.

Tal biasanya menuturkan suatu kisah tentang pertarungan dengan grandmaster Yevgeny vasiukov (lahir 1933) pada Kejuaraan USSR-dahulu negara-negara Uni Soviet. Setelah kira-kira dua belas langkah, kedua pemain telah membuat labirin yang terang dan gelap di atas papan catur. Tal bingung mempertimbangkan untuk mengorbankan kuda . Tetapi setelah mencoba sebisanya, ia belum dapat membayangkan hasilnya.

Permainan itu kacau. Hampir tak tertahankan. Namun demikian, Tal tetap berusaha mengatur berbagai cara untuk mngatasi kekacauan itu di dalam otaknya. Entah kenapa, sepenggal syair klasik dari penyair Russia, Korney Ivanovich Chukosvsky, mendadak menyeruak ke benaknya. “Oh, betapa sulitnya menarik kudanil keluar dari rawa.”

tal-041Permainan dalam bahaya. Tal berusaha berkonsentrasi padanya. Tetapi dia tidak dapat mengeluarkan kudanil dari pikirannya atau keluar dari papan catur. Imajinasinya telah menempatkan binatang buas itu di petaknya sendiri. Bagaimana caranya, Tal bertanya-tanya, mereka bisa menarik seekor kudanil dari rawa? Apakah mereka menggunakan alat pengungkit, tangga tali, helikopter, atau apa? sesaat, kudanil dan kuda menjadi dilema. Akhirnya, dengan rasa muak, Tal berfikir, Baik, biarkan kudanil itu tenggelam”. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam strategi catur | Dengan kaitkata: , , , | 4 Comments »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.