Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Irene Ditahan Remis Mohota

Posted by pecaturjogja pada Mei 20, 2009

Masih Berpeluang ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2010

asia-continental-chess-13460Pecatur putri Indonesia asal Jawa Barat GMW Irene Kharisma Sukandar (elo rating 2.300) bermain remis melawan pecatur India GMW Nisha Mohota (2.304) pada babak keenam Kejuaraan Catur Perseorangan Asia Kedelapan di Subic Exhibition and Convention Center, Olongapo City, Filipina, Senin (18/5) malam. “Saya main kurang bagus,” kata Irene.

Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Filipina menuturkan, meski bermain remis, Irene mempertahankan peluangnya untuk lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita yang akan berlangsung tahun depan. Untuk lolos ke kejuaraan paling bergengsi tersebut, Irene harus menempati peringkat “Tiga Besar” kejuaraan ini yang menggunakan sistem Swiss sebelas babak.

Saat ini, Irene telah mengumpulkan empat poin menempati peringkat kelima sampai sebelas atau berada di peringkat tujuh sesuai dengan nilai tie-break. Pada babak ketujuh Irene akan menghadapi pecatur Cina GMW Gu Xiaobing (2.336).

Pimpinan klasemen sementara diduduki bersama oleh tiga pecatur Cina yaitu MIW Zhang Xiaowen (2.340), Ju Wenjun (2.454), dan MFW Ding Yixin (2.281) dengan lima angka. Ding mengalahkan pecatur India GMW Swathi Ghate (2.330) pada babak keenam.

Menurut pelatih GM Lasha Janjgava, Irene melakukan kesalahan posisional dengan memukul gajah lawan di e6 pada langkah ke-22 yang menyebabkan benteng lawan jadi aktif menyerang melalui baris keenam.

Menurut Lasha, seharusnya Irene memundurkan gajahnya ke petak f1. Kalau itu dilakukan, Irene takut pada lanjutan gajah c4, yang menurut Lasha justru langkah jelek karena dapat dibalas dengan b3, dan setelah terjadi pertukaran gajah di f1 maka petak d5 menjadi pos depan yang kuat bagi kuda putih. Inilah posisi yang menurut Lasha lebih bagus buat Irene, yang memegang buah putih.

Sejak kesalahan posisional tersebut, posisi Irene langsung tertekan. Bahkan, pada langkah ke-25, Mohota mengorbankan kualitas di c1 yang kalau diambil akan membuat serangan hitam tampak sangat ganas karena empat perwiranya menyorot ke sayap-raja putih. Oleh karena itu, Irene memilih kalah satu bidak dengan memukul di e5.

Pada langkah ke-44 Mohota melepas kelebihan satu bidaknya untuk mencegah raja putih yang bergerak aktif, naik ke baris keempat. Setelah materi berimbang, Irene memaksakan pertukaran benteng pada langkah ke-48 untuk mengurangi tekanan hitam sehingga timbul permainan akhir gajah belang dengan kedua belah pihak memiliki empat bidak. Remis akhirnya disepakati pada langkah ke-53 pembukaan Ruy Lopez variasi Tertutup.

Susanto menang

Pecatur Jabar lainnya, GM Susanto Megaranto (2.553) menang atas pecatur tuan rumah MI Ronald Bancod (2356) pada langkah ke-51 pertahanan Colle. Susanto kini menjadi pecatur putra Indonesia dengan pengumpul angka terbanyak, yaitu 3,5 poin, disusul Irwanto (3), serta dua pecatur Jabar lainnya, Awam (2,5) dan Anjas (2).

Kemarin, MF Awam Wahono (2.391) dikalahkan GM Eugene Torre (2.561) dari Filipina. MI Irwanto Sadikin (2.447) bermain remis pada langkah ke-82 pertahanan Ruy Lopez lawan GM Deepan Chakkravarthy (2.482) dari India.

Setelah undian babak ketujuh, ada dua pecatur Indonesia yang mungkin mendapatkan norma gelar, yaitu Irwanto Sadikin bisa mencapai norma GM tujuh babak dan Awam Wahono mencapai norma MI. Syaratnya, Irwanto harus menang atau mencapai empat poin, sedangkan Awam cukup remis atau mencapai tiga poin. (sumber :  harian pikiran rakyat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: