Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

GMW Irene Ditahan Remis

Posted by pecaturjogja pada Mei 22, 2009

irene20090517Peluang pecatur putri Indonesia asal Jawa Barat GMW Irene Kharisma Sukandar (17), untuk lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita tahun depan, akhirnya tertutup. Pemilik rating 2.300 itu, hanya bermain remis melawan MIW Nafisa Muminova (2.212) dari Uzbekistan, pada babak kesembilan Kejuaraan Catur Perseorangan Asia ke-8 di Subic Exhibition and Convention Center, Olongapo City, Filipina, Kamis (21/5) malam.

Hasil remis tersebut membuat Irene baru mengumpulkan 5 poin dan peringkatnya merosot ke peringkat 16. Ia semakin tertinggal jauh dari pimpinan klasemen. Padahal syarat untuk dapat lolos adalah menduduki peringkat Tiga Besar kejuaraan Asia ini, sedangkan pertandingan tinggal menyisakan dua babak lagi.

Pimpinan klasemen sementara dikuasai MIW Zhang Xiaowen (2.340) dari Cina, yang terus memperlebar jarak dengan menundukkan GMW Swathi Ghate (2.330) dari India, dan kini mengantongi 7,5 poin. Ju Wenjun (2.454) dan MFW Ding Yixin (2.281) membuntuti dengan 6,5 poin.

Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Filipina menuturkan partai Nafisa melawan Irene yang menggunakan pembukaan Ruy Lopez variasi tertutup berjalan datar. Nafisa melancarkan pengorbanan kuda pada langkah ke-25 yang harus diterima Irene, kalau tidak mau kuda lawan masuk menerobos daerah pertahanannya dan menduduki pos kuat di e6. Namun, menerima pengorbanan tersebut berarti posisi Irene di bawah angin. Irene sempat kalah satu bidak pada langkah ke-31.Kedua pemain baru sepakat remis pada langkah ke-51 setelah tiga kali terjadi pengulangan langkah.

Susanto kalah

Sementara itu, nasib pecatur Jabar lainnya GM Susanto Megaranto (2.553) lebih buruk lagi setelah kalah dari pecatur Cina nongelar, tapi pernah juara dunia KU-10, Yu Yangyi (2.433). Pada pertandingan tersebut, Susanto seperti kehabisan ide atau bisa juga dikatakan Yu berhasil meredam gaya main Susanto akhir-akhir ini yang mirip pecatur top Rusia GM Alexander Morozevich, dan menyukai langkah-langkah penuh komplikasi dan pengorbanan yang rumit.
Kekalahan ini mengubur peluang Susanto untuk masuk 10 Besar dan merebut tiket ke Piala Dunia Catur di Khanty Mansyisk, Rusia, akhir tahun ini.

Hasil remis juga diraih pecatur Jabar MF Awam Wahono melawan GM Buenaventura Villamayior (2.474/Filipina). Sedangkan pecatur Jabar lainnya, MF Anjas Novita kalah dari Yang Kaiqi (2.413/Cina).
Selengkapnya di potret catur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: