Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Bobby Fischer Berpetualang di Papan Catur

Posted by pecaturjogja pada Juni 8, 2009

Setelah menjadi “pahlawan ” Amerika di era perang dingin, ia terbuang dan hidup berpindah-pindah di beberapa negeri. Biro Penyelidik Federal Amerika pernah membayang-bayangi ibunya selama tiga dasawarsa karena kecurigaan berlebihan. Ia kemudian berkembang menjadi pemuja Hitler dan pembenci kaum Yahudi. Tragedi 11 September 2001, katanya adalah harga yang harus dibayar Amerika kepada dunia, terutama kaum Palestina.😦

eyang bobby fischer tua“This is all wonderful news. It is time to finish off the United States once and for all.” Nada sangat sinis itu terdengar dalam wawancara langsung yang dilakukan radio Bomba, pemancar kecul di Baguio, Filipina. Pembawa acara itu, Pablo Mercado, tengah mewawancarai Bobby Fischer, pecatur legendaris asal Amerika. Memang kedengarannya cukup aneh. Bagaimana mungkin Bobby Fischer, yang dulu dielu-elukan karena berhasil menghancurkan dominasi Uni Soviet dalam dunia catur, bersuara seperti itu?😀

Tetapi demikianlah kenyataannya-dan Bobby Fischer sendiri memang hidup di luar Amerika Serikat sejak 1992. Pada tahun itu ia bertanding ulang melawan musuh lamanya di dunia catur: Boris Spassky. Hadiah yang diperebutkan dalam pertandingan yang digelar di Yugoslavia ini bernilai US$ 5 juta. Setelah pertandingan, Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan Fischer melanggar sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Yugoslavia. Pemerintah Amerika saat itu pun melarang warganya terlibat dalam berbagai urusan di Yugoslavia.🙂🙂

Walhasil, ia terancam masuk tahanan. Menurut informasi yang ia dapatkan, Presiden George Bush sendiri merekomendasikan penahanan itu. Tambahan pula. Bobby Fischer dinilai mengelak dari pajak. Padahal, ia merasa tahu betul, banyak warga Amerika di luar negeri yang juga tak membayar pajak, dan tidak terkena sanksi apa pun. Kenyataan ini, baginya, sungguh menyakitkan. Sejak itulah ia seperti memusuhi negeri tempat ia lahir dan dibesarkan. Ia lalu bermukim di Yugoslavia untuk waktu cukup lama.

Lebih-lebih, pengaruh pandangannya yang anti-Semit dan kekagumannya pada Adolf Hitler membuat jaraknya makin jauh dari Amerika. Ia juga ingin berkelana di Hongaria. Negeri lain tempat persinggahannya adalah Jerman, Jepang, Filipina, dan Hongkong. Untuk bertahan hidup di berbagai negeri itu, ia menjual “jasa” konsultasi catur. Banyak pecatur muda yang memanfaatkan peluang itu kendati mereka harus membayar cukup mahal: US$ 2.500 per jam.

Bobby Fischer sebenarnya berjasa mengangkat gengsi Amerika pada 1970-an. Di era yang masih diliputi suasana Perang Dingin antara Amerika dan Uni Soviet itu-di tengah lomba keunggulan senjata dan teknologi antariksa-ia menghancurkan dominasi Uni Soviet di dunia catur, dengan mengalahkan raksasa catur masa itu, Boris Spassky. Dalam pertandingan yang berlangsung di Reykjavik, Eslandia, pada 1972, itu Bobby Fischer menjadi orang Amerika pertama- dan satu-satunya hingga kini-yang berhasil menjadi juara dunia.

Di dalam negeri, prestasi Fischer ini sekaligus dianggap mengubah wajah dan citra Amerika. Dulu, sebelum memiliki juara dunia catur, Amerika lebih dikenal sebagai “football country” atau “baseball country”. Tapi, setelah memiliki juara dunia catur, Amerika juga disebut “intellectual country”. Serentak dengan itu, Bobby Fischer mulai diamati sebagai jenius. Malah dikabarkan, intelligence quotient (IQ)-nya mencapai angka 180. Daya ingatnya dikatakan hampir sempurna.

Satu Tanggapan to “Bobby Fischer Berpetualang di Papan Catur”

  1. deuzhans said

    i adore him…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: