Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

RAIH 2 EMAS KEJURNAS CATUR, GUSTI PRABU MERASA MERINDING

Posted by pecaturjogja pada November 3, 2010

Peraih 2 medali emas Kejurnas Catur di Manado, Lintang Wulandari (SMPN 1 Karangmojo Gunungkidul) dan Roid Attakatsur dari SMPN 1 Bantul tiba di Yogyakarta, Minggu (17/10). Keduanya dan 5 atlet lainnya disambut langsung oleh Ketua KONI DIY, GBPH Prabukusumo dan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) DIY, H Sukamto di Bandara Adisutjipto. setelah mendapat kalungan bunga dari Prabukusumo (Gusti Prabu), para atlet kemudian dijamu di kediaman Sukamto, Kentungan, Sleman.

 
“Terus terang saya merinding mendengar kabar atlet catur kita meraih emas. Apalagi usianya masih muda,” ujar Gusti Prabu kepada wartawan disela penyambutan. Prestasi ini sangat menggembirakan, apalagi sudah 25 tahun, DIY tidak meraih emas. Dengan prestasi itu, DIY menduduki peringkat ke-4 setelah Jawa Timur, Jawa Barat dan Kaltim.

 
Sedangkan Sukamto menjelaskan, 2 emas diraih untuk kategori D (kelompok umur 12-14) menunjukkan bahwa DIY memiliki potensi besar terhadap olah raga catur. Kedepan, prestasi ini dapat mendorong prestasi para senior.

 
Pihaknya akan berusaha untuk membina atlet catur usia muda, sehingga di masa mendatang, selain dapat menjadi juara nasional, juga mampu meraih juara Asia. Untuk mencapai prestasi ini, diakui tidak mudah dan membutuhkan kerja keras semua pihak. “kita ingin pembinaan ini tidak putus,” ujarnya.

 
Dikemukakan, untuk Kejurnas saat ini, baru bisa mengirim 7 atlet. Diharapkan pada kejuaraan ini, dapat mengirim atlet lebih banyak, sehingga peluang untuk mendapat prestasi menjadi lebih besar.

2 Tanggapan to “RAIH 2 EMAS KEJURNAS CATUR, GUSTI PRABU MERASA MERINDING”

  1. pecaturjogja said

    Agus Slamet Juara Kejurnas Catur Cepat
    image

    Semarang, CyberNews. Agus Slamet, pecatur asal Cilacap berhasil menjuarai kelompok senior dalam Kejurnas Catur Cepat Piala Percasi Kota Semarang, yang dihelat di Auditorium RRI Semarang, 13-14 November.

    Dalam pertandingan yang menggunakan sistem Swiss 9 babak ini, Agus Slamet yang dalam kejurnas ini membela Jateng, berhasil mengumpulkan victory point (VP) 8,5 hasil dari delapan kali menang dan sekali remis.

    Peringkat kedua kelompok senior sendiri ditempati Master Nasional (MN) Edyanto (Brebes/Jateng) yang mengumpulkan VP 8, hasil delapan kali menang dan sekali kalah. Sementara, peringkat ketiga ditempati MN Joko Purbowo (Cilacap/ Jateng), yang memperoleh VP 7,5 hasil dari tujuh kali menang, sekali remis dan sekali kalah.

    Di kelompok yunior yang menggunakan sistem Swiss delapan babak, Candra Putra W (Cilacap/Jateng) berhasil menjadi yang terbaik usai memperoleh VP 7,5 hasil dari tujuh kali menang dan sekali seri.

    Sementara, peringkat kedua ditempati Gayuh Satrio (DIY) yang mengumpulkan VP 7, hasil dari tujuh kali menang dan sekali kalah. Peringkat ketiga, ditempati M Azizu Akbar (Kota Semarang/Jateng) yang mengumpulkan VP 6 hasil dari enam kali menang dan dua kali kalah.

    Ketua Panitia Kejurnas, Syaifudin SE mengatakan, dalam kejurnas kali ini terjadi banyak sekali kejutan. Salah satunya adalah tumbangnya para pecatur unggulan yang memiliki gelar Master Internasional (MI), Master Fide (MF) maupun Grand Master (GM) di tangan pecatur non unggulan. “Ini menandakan, tingkat persaingan di antara para pecatur sudah mulai merata,” tambahnya.

    Dia mengatakan, usai kejuaraan ini, Percasi Kota Semarang berharap bisa menghelat kejuaraan serupa dengan level Internasional di Kota Semarang pada 2011 mendatang.
    (Andika Primasiwi/CN26)
    http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/sport/2010/11/14/7892/Agus-Slamet-Juara-Kejurnas-Catur-Cepat

    • pecaturjogja said

      300 Pecatur Ikuti Kejurnas Catur Cepat
      image

      Semarang, CyberNews. Sebanyak 300 pecatur yang terdiri dari pecatur senior dan yunior ikut ambil bagian dalam Kejurnas Catur Cepat 25 menit Piala Percasi Kota Semarang. Kejuaraan digelar Percasi Kota Semarang di Auditorium RRI Semarang, Jalan Ahmad Yani, No 144-146 Semarang, 13-14 November dan dibuka Deputi Binpres Menpora Dr Dasril Anwar Ms. Plh.

      Sekum Panpel M Darwanto menuuturkan, sistem yang digunakan dalam kejurnas ini adalah sistem swiss 9 babak. Adapun, lanjut dia, nomor-nomor yang dipertandingkan adalah terbuka umum (master / non master) dan yunior putra-putri KU di bawah 16 tahun.

      “Adapun pecatur nasional yang ikut ambil bagian di Kejurnas ini ada GM Herman Suradiraja (DKI), MF Awam Wahono (Jabar) dan MI Dede Liu (DKI). Di samping itu, juga hadir para Master Nasional (MN) catur dari seluruh Indonesia,” katanya.

      Darwanto mengatakan, kejurnas ini digelar sebagai persiapan menghadapi PON 2012, utamanya untuk tim Jateng. Hal ini dikarenakan dalam kejurnas di Manado beberapa waktu lalu, Jateng meraih hasil yang kurang memuaskan.

      Selain itu, kejurnas ini dijadikan arena pematangan bagi para pecatur yunior yang nantinya akan menggantikan para pecatur senior lewat program regenerasi.

      “Maka dari itu, melalui Kejurnas ini, diharapkan motivasi para pecatur akan semakin meningkat untuk dapat bersaing di tingkat PON. Selain itu, diharapkan muncul pecatur-pecatur yunior yang bisa mengganti para seniornya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: