Pecaturjogja’s Blog

Just another WordPress.com weblog

PORPROV X

Pedoman PORPROV X (Pekan Olahraga Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta) Kota Yogyakarta Agustus & Oktober 2009

Cabang Olahraga Catur
A. Syarat Umum : mengacu Pedoman Umum PORPROV X 2009 D.I. Yogyakarta
B. Nomor yang memperebutkan medali :
1. Perorangan Putra Catur Standar/Klasik 90 menit
2. Perorangan Putra Catur Cepat 30 menit
3. Perorangan Putra catur Kilat 10 menit
4. Perorangan Putri Catur Standar/Klasik 90 menit
5. Perorangan Putri Catur Cepat 30 menit
6. Perorangan Putri Catur Kilat 10 menit
7. Beregu Putra catur Standar/Klasik 90 menit
8. Beregu Putra Catur Cepat 30 menit
9. Beregu Putra catur Kilat 10 menit
10. Beregu Putri Catur Standar/Klasik 90 menit
11. Beregu Putri catur Cepat 30 menit
12. Beregu Putri Catur Kilat 10 menit

C. Medali yang diperebutkan : Jumlah medali yang diperebutkan sebanyak 12 (Dua Belas) medali      dengan kebutuhan medali sebanyak 33 (Tiga Puluh Tiga) set medali,      adapun perinciannya        sebagai berikut :

Medali Kelompok Perhitungan Medali Medali yg dibagikan Keterangan
Emas Perorangan Putra Catur Standar/Klasik 90 menit

1

1

Perorangan Putra Catur Cepat 30 menit

1

1

Peorangan Putra Catur Kilat 10 menit

1

1

Perorangan Putri Catur Standar/Klasik 90 menit

1

1

Perorangan Putri Catur Cepat 30 menit

1

1

Peorangan Putri Catur Kilat 10 menit

1

1

Beregu Putra Catur Standar/Klasik 90 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putra Catur Cepat 30 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putra Catur Kilat 10 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putri Catur Standar/Klasik 90 menit

1

4

1 regu 4 orang
Beregu Putri Catur Cepat 30 menit

1

4

1 regu 4 orang
Beregu Putri Catur Kilat 10 menit

1

4

1 regu 4 orang

12

33

Medali Kelompok Perhitungan Medali Medali yg dibagikan Keterangan
Perak Perorangan Putra Catur Standar/Klasik 90 menit

1

1

Perorangan Putra Catur Cepat 30 menit

1

1

Peorangan Putra Catur Kilat 10 menit

1

1

Perorangan Putri Catur Standar/Klasik 90 menit

1

1

Perorangan Putri Catur Cepat 30 menit

1

1

Peorangan Putri Catur Kilat 10 menit

1

1

Beregu Putra Catur Standar/Klasik 90 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putra Catur Cepat 30 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putra Catur Kilat 10 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putri Catur Standar/Klasik 90 menit

1

4

1 regu 4 orang
Beregu Putri Catur Cepat 30 menit

1

4

1 regu 4 orang
Beregu Putri Catur Kilat 10 menit

1

4

1 regu 4 orang

12

33

Medali Kelompok Perhitungan Medali Medali yg dibagikan Keterangan
Perunggu Perorangan Putra Catur Standar/Klasik 90 menit 1 1
Perorangan Putra Catur Cepat 30 menit

1

1

Peorangan Putra Catur Kilat 10 menit

1

1

Perorangan Putri Catur Standar/Klasik 90 menit

1

1

Perorangan Putri Catur Cepat 30 menit

1

1

Peorangan Putri Catur Kilat 10 menit

1

1

Beregu Putra Catur Standar/Klasik 90 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putra Catur Cepat 30 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putra Catur Kilat 10 menit

1

5

1 regu 5 orang
Beregu Putri Catur Standar/Klasik 90 menit

1

4

1 regu 4 orang
Beregu Putri Catur Cepat 30 menit

1

4

1 regu 4 orang
Beregu Putri Catur Kilat 10 menit

1

4

1 regu 4 orang

12

33



D. Peserta
1. pada nomor perorangan setiap Kabupaten/ Kota diwakili 2 orang.
2. pada nomor beregu putra setiap Kabupaten/ Kota diwakili 5 orang (4 pemain inti dan 1 cadangan).
3. Pada nomor beregu putri setiap Kabupaten/ Kota diwakili orang (3 pemain inti dan 1 cadangan).
4. Peserta maksimal merangkap di dua nomor pertandingan dan perangkapan tersebut tidak boleh pada nomor-nomor yang dimainkan bersamaan.

E. Tempat dan Waktu Pertandingan
1. tempat pertandingan di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta
2. Waktu pertandingan : 2-6 Oktober 2009
3. Technical Meeting : 25-26 September 2009

F. Sistem Pertandingan
1. Peraturan pertandingan menggunakan peraturan FIDE dan Percasi, dengan sistem pertandingan : Setengah Kompetisi.
2. Peraturan catur Kilat 10 menit, Catur Cepat 30 menit, dan Catur Standar Percasi.
3. Ketentuan menuju Prestasi Dengan fair Play Pengprov Percasi DIY (pemberian skor 0-0 kepada pemain yang tidak fair play atau mengatur skor pertandingan).
4. Skor untuk perorangan adalah VP, skor regu terdiri dari MP (kemenangan regu) dan VP (kemenangan papan).
5. Regu dapat dimainkan minimal 2 (dua) pemain hadir, apabila sampai waktu WO atau pertandingan habis hanya dimainkan 1 (satu) papan, maka skor VP untuk regu yang tidak datang adalah 0 (nol).
6. Penentuan peringkat
a. Perorangan berdasarkan pada:
1) VP tertinggi.
2) Bila masih sama Kemenangan waktu bertemu.
3) Bila masih sama Paling banyak menang/poin penuh.
4) Bila masih sama SB tertinggi.
5) Bila masih sama undian.
b.Beregu berdasarkan pada:
1) MP tertinggi
2) Bila masih sama VP tertinggi.
3) Bila masih sama Kemenangan waktu bertemu.
4) Bila masih sama Paling banyak Regu menang/poin penuh.
5) Bila masih sama Paling banyak Papan menang/poin penuh.
6) Bila masih sama Kemenangan Papan pertama waktu bertemu.
7) Bila masih sama Kemenangan Papan kedua waktu bertemu.
8) Bila masih sama SB tertinggi.
9) Bila masih sama undian.

G. Pimpinan pertandingan
1. Wasit dari Pengprov PERCASI DIY.
2. Dewan Hakim dari masing-masing kabupaten/Kota.
3. Keputusan wasit bersifat mengikat.
4. Keputusan Dewan Hakim bersifat mutlak, final dan mengikat.

H. Protes
Protes dilakukan oleh Manajer/Official secara tertulis dengan membayar uang protes sebesar Rp.350.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah).

I. Lain-lain
1. Semua pemain harus berpakaian rapi dan bersepatu.
2. Dilarang merokok di ruang pertandingan.
3. HP aktif berbunyi pemain dinyatakan kalah.

6 Tanggapan to “PORPROV X”

  1. netral_aja said

    mo tanya, kami mo mengadakan pertandingan catur dengan mempertemukan 2 tim. 1 tim terdiri dari 3 orang dan masing masing orang hanya akan bertanding 1 papan melawan tim lain. Masalahnya kami kurang begitu jelas untuk nilainya. ada yg usul dan sepertinya akan dilaksanakan, pemenang dapat 1 point, kalah dapat 0. bila terjadi remis, pemegang hitam akan mendapat nilai 1/2, putih mendapat 0.

    saya minta tolong dijelaskan bagaimana sebaiknya untuk nilai dan kalau bisa ditambahkan dengan peraturan catur nya.

    Terima kasih

    rudi

  2. pecaturjogja said

    Karena yang bertanding cuma 2 tim, peraturan yang kita dipakai sah2 saja asal telah disepakati. Sebagai pembanding dalam kejuaraan beregu yang melibatkan banyak tim partai remis dhitung 1/2-1/2 bagi kedua pemain, misalnya 1 tim 3 orang bila salah satu papannya remis, dua lainnya kalah dan menang skornya menjadi 11/2-11/2 kedudukan kedua tim sama kuat alias draw atau bisa disebut MP-nya sama.
    Parameter yang biasa dipakai sebagai tie briek- nya :
    1. kemenangan tim/regu (match point),nah ini bisa kita atur sesuai kesepakatan panitia misalnya regu menang skornya 3, draw 2, kalah 1; atau menang 2, draw 1 kalah 0; atau pula menang 1, draw 1/2, kalah 0
    2. kemenangan papan atau kemenangan meja (Victory point) umumnya menang 1, draw 1/2-1/2, kalah 0.
    Misalnya penyusunan tie briek berdasarkan MP kemudian VP bila dua tim pada akhir kejuaraan mempunyai MP yang sama maka akan dilihat a. VP atau kemenangan papan,yang VP-nya lebih banyak berada diperingkat atas,
    b.dan bila VP-nya juga sama tie briek yang kemungkinan dipakai adalah rating rata-rata lawan yang dihadapi kemudian sonneborn Berger dan Buchholz.

    Pada Olimpiade Catur Dresden 2008 memakai MP baru VP sedangkan pada Olimpiade Catur Turin 2006 memakai VP baru rating rata2 lawan. Sekarang untuk membantu kita mengorganiser kejuaraan beregu sudah ada program komputer swiss manager yang minggu kemarin diseminarkan di STIENUS.

    Kembali ke awal sebenarnya tidak ada masalah dengan peraturan yang penting kan bertandingnya jadi lebih lebih semangat dan semarak dengan peraturan yang kita buat sendiri dan memang sering pada level kejuaraan tingkat internasional pun peraturan tie brieknya berbeda-beda. Kurang lebihnya inilah pandangan kami untuk masalah nilai.
    Untuk peraturan caturnya bila memakai jam catur bisa memakai peraturan
    1.catur cepat antara 15 menit sampai 1 jam untuk masing-masing pemain, sedangkan untuk Peraturan catur klasik memakai waktu pikir 1 1/2 jam masing-masing pemain.
    2. Kemudian buah yang sudah dipegang harus dijalankan
    3. Langkah yang tidak sah seperti membiarkan raja dimakan harus diulang dengan sangsi waktu pikir pemain dikurangi.
    4. Posisi bangunan sama tiga kali otomatis remis
    5. Peraturan catur cepat tidak diwajibkan mencatat notasi

    salam dari pecaturjogja🙂🙂

  3. pecaturjogja said

    PORPROV X
    2009 DIY PENDAFTARAN TAHAP KEDUA
    (ENTRY BY NAME)
    CATUR ( KODE = CT 0 )

    KAB/KOTA: …………………………………. SINGKATAN : ……………………..

    NO NOMOR/
    KELAS
    NAMA TB
    (Cm) (BB)
    (Kg) TANGGAL
    LAHIR TEMPAT TINGGAL
    (SESUAI DG IDENTITAS RESMI YANG SAH)
    Tgl Bln Th
    PERORANGAN PUTRA
    1 Standar/90 menit 1. RW Al Jamiat, MN 25 12 1959 Jl.Babaran 40, Pandeyan, Yogyakarta
    2. M Arslan 17 01 1960 Kadipaten Kulon KP I / 232, Kadipaten, Yogyakarta

    2 Cepat/30 menit 1. Sumaryono, MN 06 12 1957 Gemblakan Bawah DN 1/452, Suryatmajan,Yogyakarta
    2. Iwan Prihastomo, MN 21 11 1953 Pengok GK I / 734 , Demangan , Yogyakarta

    3 Kilat/10 menit 1.Muhammad Isfendiar, MP 26 05 1967 Sagan GK V /973 , Terban , Yogyakarta
    2. Yunawan Ismail. 14 01 1974 Kricak Kidul TR I / 1394 , Kricak , Yogyakarta

    PERORANGAN PUTRI
    4 Standar/90 menit 1. Ratna Palupi 28 03 1988 Pengok GK 1 / 734 Demangan Yogyakarta
    2. Fitri Trapsilawati 07 05 1989 Jl.Ibu Ruswo 45, Prawirodirjan Yogyakarta.

    5 Cepat/30 menit 1. Trendya Anitra 07 12 1995 Gampingan WB 1 / 766 Pakuncen, Yogyakarta.
    2. Karina Tri Utaminingrum 11 04 1994 Jl. Bumijo no 5, Yogyakarta

    6 Kilat/10 menit 1. Annisa Rana Afifah 17 07 1996 Prawirodirjan GM II / 563, Yogyakarta
    2. Nadia Rully Auliawati 02 08 1997 Dukuh MJ 1/ 1557, Gedongkiwo, Yogyakarta
    BEREGU PUTRA
    7 Standar/90 menit 1. Agus Windarto, MP 04 08 1976 Pengok GK 1 / 734 Demangan Yogyakarta.
    2. RY. Harto. MN 21 01 1951 Notoprajan NG II/ 579, Yogyakarta
    3. Agus Nugroho, MP 25 01 1964 Jl.Letjen Suprapto no 14, Ngampilan, Yogyakarta
    4. Gatot Suyono 01 05 1961 MInggiran MJ 2/ 1014, Suryodiningratan, Yogyakarta
    5. Suroso 29 06 1959 Sindurejan WB 3/16 Patang Puluhan, Yogyakarta

    8 Cepat/30 menit 1. RW Al Jamiat, MN 25 12 1959 Jl.Babaran 40, Pandeyan, Yogyakarta
    2. Iwan Prihastomo, MN 21 11 1953 Pengok GK I / 734 , Demangan , Yogyakarta

    BEREGU PUTRA 33
    3. Sumaryono, MN 06 12 1957 Gemblakan Bawah DN 1/452, Suryatmajan,Yogyakarta
    4. RY Harto, MN 21 01 1951 Notoprajan NG II/ 579, Yogyakarta
    5. Sarjiman, MN 02 04 1942 Jatimulyo TR II/ 386 , Kricak, Yogyakarta

    9 Kilat/10 menit 1.Muhammad Isfendiar, MP 26 05 1967 Sagan GK V /973 , Terban , Yogyakarta
    2. Sungkono, MN 28 06 1958 Ledok Tukangan DN II/ 175, Yogyakarta
    3. Yunawan Ismail 14 01 1974 Kricak Kidul TR I / 1394 , Kricak , Yogyakarta
    4. Mujiono, MN 27 08 1954 Gedong Kiwo MJ I/ 944, Yogyakarta
    5. Sugeng Dwi Wahyono 20 05 1964 Ledok Tukangan DN II / 22, Tegalpanggung, Yogyakarta

    BEREGU PUTRI
    10 Standar/90 menit 1. Nannissa Hidayah R. 27 11 1995 Dukuh MJ I / 1604, Gedongkiwo, Yogyakarta
    2. Rona Apriliani 11 04 1991 Pengok GK 1 / 734 Demangan Yogyakarta
    3. Diyah Ayu Kartika Sari 02 09 1990 Pengok GK 1 / 734 Demangan Yogyakarta
    4. Lintang Sae Martasari 28 01 1996 Jl. Kebun Raya no.25, Rejowinagun, Yogyakarta

    11 Cepat/30 menit 1. Ratna Palupi 28 03 1988 Pengok GK 1 / 734 Demangan Yogyakarta
    2. Trendya Anitra 07 12 1995 Gampingan WB 1 / 766 Pakuncen, Yogyakarta.
    3. Rizka Islami Ratnasari 13 01 1996 Kebrokan UH 5 / 675 , Pandeyan, Yogyakarta
    4. Fitri Trapsilawati 07 05 1989 Jl.Ibu Ruswo 45, Prawirodirjan Yogyakarta.

    12 Kilat/10 menit t 1. Annisa Rana Afifah 17 07 1996 Prawirodirjan GM II / 563, Yogyakarta 07 1996 Prawirodirjan GM II / 563, Yogyakarta
    2. Nadia Rully Auliawati 02 08 1997 Dukuh MJ 1/ 1557, Gedongkiwo, Yogyakarta
    3. Feri Ardiyanti 06 02 1998 Dukuh MJ I / 1370, Gedongkiwo, Yogyakarta
    4. Syafira Mahardiningtyas 08 02 1998 Dukuh MJ 1/1563 Gedongkiwo, Yogyakarta

    Kelengkapan:

    1. Pas Foto Berwarna ukuran 4 X 6 sebanyak 2 lembar, 3 X 4 sebanyak 2 lembar.
    2. KTP dan Kartu Keluarga Asli disertai foto copy masing-masing rangkap 1
    3. Surat Pernyataan bersedia memperkuat Tim DIY dalam PON XVIII 2012, bermeterai Rp 6.000,- (Format terlampir)
    4. Membayar Rp 50.000,- (Lima puluh ribu rupiah) setiap atlet
    5. Formulir pendaftaran tahap II ini beserta soft copy harus sudah diterima KONI DIY selambat-lambatnya tanggal 10 Juni 2009, Pukul 14.00 WIB

    ………….. – Juni 2009
    Ketua Umum /Sekum KONI Kab./Kota ……………

    ( ……………………… )
    Ketua Umum / Sekum Percasi Kota Yogyakarta

    (Agus Windarto, STP, MP)

  4. Farhan Arief Azma said

    info turnamennya donk, tapi yang bisa di persiapkan terlebih dahulu.1 sampai 2 bulan la.oya yang di Banten y!!!!!tlong.karena banyak potensi-potensi catur yang terabaikan hanya karena tidak tau bagaimana cara menyalurkan dan mengembangkannya…..mohon perhatiannya….

  5. Mau nanya kantor pengurus cabang percasi kabupaten bantul dimana yah???tolong infonya sms 081802669888. terima kasih atas kerjasamnya.

    • sutanto said

      Kantor BKK PP dan KB KABUPATEN BANTUL, JALAN DR.WAHIDIN SUDIRI HUSODO TELPON 367331 atau contact person 085228159077

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: